LAMURIONLINE.COM I BANDA ACEH
– Antusiasme guru madrasah terhadap peningkatan kompetensi di era digital kembali terlihat dalam Pelatihan Peningkatan Kompetensi Guru Madrasah dalam Implementasi Pembelajaran Koding dan Kecerdasan Artifisial (Artificial Intelligence/AI) yang diselenggarakan oleh PW PGMNI Provinsi Aceh (Punggawa Madrasah Nasional Indonesia), Jumat (31/77/2026).

Pada pelaksanaan hari pertama, kegiatan yang berlangsung secara daring melalui Zoom Meeting dan disiarkan langsung melalui YouTube diikuti oleh sekitar 2.000 guru madrasah dari berbagai kabupaten/kota di Aceh serta berbagai provinsi di Indonesia.

Acara pembukaan berlangsung dengan khidmat dan dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh, Drs. H. Azhari, M.Si., Kepala Dinas Pendidikan Dayah Aceh, Muhsin, S.Pd.I., M.Pd.I., Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Aceh, para Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota se-Provinsi Aceh, serta jajaran Pengurus Wilayah PGMNI Provinsi Aceh.

Ketua Umum PW PGMNI Provinsi Aceh, Ismaidar, M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari komitmen PGMNI untuk memperkuat kapasitas guru madrasah agar mampu menjawab tantangan transformasi pendidikan di era digital. Menurutnya, guru madrasah perlu terus meningkatkan kompetensi agar pembelajaran semakin inovatif, adaptif, dan relevan dengan perkembangan teknologi.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh, Drs. H. Azhari, M.Si., secara resmi membuka kegiatan sekaligus memberikan arahan kepada seluruh peserta. Beliau mengapresiasi inisiatif PW PGMNI Provinsi Aceh dalam menghadirkan pelatihan yang selaras dengan arah pengembangan pendidikan madrasah dan mendorong para guru untuk memanfaatkan teknologi, termasuk kecerdasan artifisial, secara bijak dan bertanggung jawab guna meningkatkan kualitas pembelajaran.

Ketua Panitia, M. Khanif Asmara, S.H.I., menyampaikan rasa syukur atas tingginya minat guru madrasah terhadap pelatihan ini. Besarnya jumlah peserta menunjukkan semangat para pendidik untuk terus belajar dan mengembangkan kompetensi, khususnya pada bidang pembelajaran berbasis teknologi.

Pada sesi inti hari pertama, peserta memperoleh materi Implementasi Artificial Intelligence (AI) dalam Pembelajaran yang disampaikan oleh Indra Mardiani, M.Pd. Materi meliputi pemanfaatan berbagai perangkat AI untuk meningkatkan efisiensi kerja guru, penyusunan modul ajar dan media pembelajaran interaktif berbasis AI, desain asesmen otomatis, analisis pembelajaran, hingga praktik langsung penggunaan berbagai aplikasi AI dalam kegiatan belajar mengajar.

Suasana pelatihan berlangsung interaktif. Peserta aktif berdiskusi, mengajukan pertanyaan, serta berbagi pengalaman dalam mengimplementasikan teknologi digital di madrasah masing-masing. Antusiasme tersebut terlihat sepanjang sesi yang berlangsung hingga sore hari.

Pelatihan akan berlanjut pada hari kedua, Sabtu, 1 Agustus 2026, dengan fokus pembahasan Bedah Tuntas Mata Pelajaran Koding di Madrasah yang akan disampaikan oleh Kamarullah, S.Ag., M.Pd., Widyaiswara Balai Diklat Keagamaan Kementerian Agama Provinsi Aceh.

Tim Humas PW PGMNI Provinsi Aceh

SHARE :

0 facebook:

 
Top