lamurionline.com -- Banda Aceh : Istri Gubernur Aceh, Ny Dyah Erti Idawati, resmi dilantik menjadi Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Aceh sisa masa jabatan periode 2017-2022. Dyah dilantik langsung oleh Ketua Umum Dekranas Pusat, Wury Ma’ruf Amin, yang digelar secara virtual, di Restoran Meuligoe Gubernur Aceh, Rabu (3/3/2021).

FOTO/ HUMAS PEMERINTAH ACEH
Ketua Umum Dekranas Pusat, Wury Ma'ruf Amin, melantik Dr. Ir. Dyah Erti Idawati, MT sebagai Ketua Dekranasda Provinsi Aceh sisa masa jabatan periode 2017-2022, dalam prosesi yang digelar secara virtual di Meuligoe Gubernur Aceh, Banda Aceh, Rabu (3/3/2021).


Selain melantik Ketua Dekranasda Provinsi Aceh, Istri dari Wakil Presiden RI itu juga melantik 5 Ketua Dekranasda Provinsi lainya yaitu, Provinsi Kalimantan Barat, Sulawesi Utara, Sumatera Barat, Bengkulu, dan Kepulauan Riau.

Ketua Umum Dekranas Pusat, Wury Ma’ruf Amin, mengucapkan selamat atas pelantikan tersebut, ia berharap semoga para Ketua Dekranasda yang baru itu dapat menjalankan program kerja dengan baik dalam mewujudkan visi dan misi Dekranas untuk mensejahterakan para pengrajin.

“Kepada Ketua Dekranasda yang baru dilantik, saya ucapkan selamat dan semoga sukses dalam melaksanakan tugasnya,” kata Wury dalam sambutannya sekaligus membuka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Dekranas Tahun 2021.

Dalam kesempatan itu, Wury juga secara terbuka menyambut gembira pelaksanaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Dekranas Tahun 2021. Sebab, bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-41 Dekranas tahun 2021 yang jatuh pada hari ini (3/3/2021) yang mengusung tema “Pengrajin Sehat, Pengrajin Hebat, Indonesia Maju”.

Tema tersebut, kata Wury mengandung makna bahwa Dekranas diharapkan mampu menjadi wadah pembinaan bagi para pelaku usaha UMKM atau IKM, khususnya yang bergerak di sektor kerajinan. Supaya geliat ekonomi di sektor kerajinan kembali bangkit di tengah terpaan pandemi.

“Semoga Dekranas mampu menjadi cahaya dimasa pandemi ini, seiring terus berkreasi, juga harus memperhatikan protokol kesehatan dalam upaya meningkatkan kesejahteraan para perajin,” ujarnya.

Ia menuturkan, Rakernas tahun 2021 dilaksanakan untuk menyusun program kerja tahun 2021, yang nantinya akan menjadi pedoman bagi pelaksanaan program kerja organisasi selama setahun ke depan.

Program kerja di tahun ini, merupakan penjabaran dan implementasi program Dekranas tahun 2020 hingga 2024 yang telah ditetapkan dalam Musyawarah Nasional tahun 2020.

Maka itu, Wury berharap Rakernas di tahun ini bisa menjadi media untuk menyatukan pemahaman langkah dan tindakan, agar program Dekranas maupun Dekranasda dapat dilaksanakan secara optimal baik di tahun ini hingga masa yang akan datang.

“Semoga kita selalu diberikan kekuatan dan kesehatan untuk terus membangun negeri ini dengan terus melestarikan serta mengembangkan produk kerajinan berbasis sumber daya alam dan tradisi nusantara,” pungkas Wury.

Turut menyaksikan pelantikan secara virtual itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Aceh, Tanwier, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Nevi Aryani, dan Kepala Biro Perekonomian Setda Aceh, Amirullah.(Iqbal/Ril)

SHARE :
 
Top