LAMURIONLINE.COM | ACEH BESAR – Jajaran redaksi dan pembina media Lamurionline menggelar silaturahmi sekaligus buka puasa bersama di RAS Kupi, Kecamatan Indrapuri, Kabupaten Aceh Besar, Rabu (18/3/2026). Kegiatan ini menjadi momentum mempererat kebersamaan sekaligus membahas penguatan pengelolaan media di tengah perkembangan teknologi informasi.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut para pembina Lamurionline, yakni H. Khalid Wardana, M.Si., Medya Hus, dan Cut Ngoh Zulkifli Usman. Hadir pula Pemimpin Umum Herman Hilmy, Pemimpin Redaksi Abrar, Wakil Pemimpin Redaksi Sayed Muhammad Husen, Pemimpin Perusahaan Adia Mirza, serta jajaran redaksi dan kontributor tetap Lamurionline.
Pemimpin Redaksi Lamurionline, Abrar, menyampaikan bahwa Lamurionline saat ini tetap konsisten dengan tagline “Berbagi untuk Mencerahkan” di bawah naungan PT Media Lamuri Sejahtera. Menurutnya, media ini terus berupaya menghadirkan berita-berita terkini dan relevan bagi masyarakat.
Sementara itu, Wakil Pemimpin Redaksi Sayed Muhammad Husen mengajak seluruh jajaran redaksi untuk terus berbenah dengan menghadirkan konten yang menarik serta mengikuti perkembangan teknologi informasi, termasuk pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) dalam kerja jurnalistik.
“Konten AI dapat membantu kerja redaksi, tetapi harus tetap sesuai dengan kode etik jurnalistik sebagaimana diatur dalam Peraturan Dewan Pers Nomor 1/PERATURAN-DP/I/2025 tentang Pedoman Penggunaan Kecerdasan Buatan dalam Karya Jurnalistik. Redaksi harus sigap menyaring konten AI agar tetap sesuai dengan fakta dan realitas di lapangan,” ujar Sayed.
Pembina Lamurionline, H. Khalid Wardana, M.Si menyebutkan bahwa Lamurionline yang berbasis di Aceh Besar kini semakin dikenal sebagai media yang aktif menyajikan berita-berita aktual dan mampu bersaing dengan media lain di Aceh.
“Lamurionline rata-rata mengupdate hingga 10 berita setiap hari. Selain itu, Lamuri juga terus menjalin kemitraan dengan berbagai instansi dan lembaga di Aceh dalam menyampaikan informasi yang positif dan membangun,” kata Khalid yang juga menjabat sebagai Kasi Bimas Islam Kemenag Aceh Besar.
Sementara itu, pembina lainnya, Medya Hus, yang dikenal sebagai tokoh budaya dan seniman Aceh, berharap Lamurionline terus memperkuat konten yang berkaitan dengan sejarah dan budaya Aceh sebagai bagian dari pelestarian kearifan lokal. Ia menilai hal tersebut sejalan dengan semangat awal pendirian media Lamuri yang namanya diangkat dari salah satu kawasan bersejarah di Aceh.
Medya juga menyoroti perkembangan teknologi kecerdasan buatan yang semakin pesat. Menurutnya, teknologi tersebut dapat dimanfaatkan untuk menciptakan konten yang lebih kreatif dan menarik, termasuk dalam bentuk audio visual.
“AI bisa kita manfaatkan untuk mengembangkan konten yang lebih inovatif, termasuk produksi audio visual yang mampu menjangkau audiens lebih luas,” ujarnya.
Kontributor dan penulis tetap Lamuri, Dr Muhammad Rizki, S.Pd.I., M.Pd menekankan media agar tetap optimis dalam membangun narasi yang positif. Doktor muda ini pun lebih mengedepankan isu-isu pendidikan dalam konteks sosial sebagai jembatan bagi generasi muda untuk terus belajar dan berbenah.
"Saat ini lamuri fokus terhadap hal-hal positif dan membangun. Saya harap ini tetap solid sebagai media netral dalam segala hal," ujarnya.
Media Lamurionline sendiri telah eksis sejak tahun 2010 dan secara konsisten menyajikan berbagai informasi terkini seputar Aceh, mulai dari isu sosial, pendidikan, sejarah, hingga kebudayaan. Selain berita, media ini juga dikenal aktif mempublikasikan artikel dan opini dari para penulis yang kompeten di bidangnya. (Red)

0 facebook:
Post a Comment