LAMURIONLINE.COM I BANDA ACEH — Dompet Dhuafa melalui program Respon Darurat Pendidikan (RDP) terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pemulihan sektor pendidikan di wilayah terdampak bencana. Bersama Punggawa Madrasah Nasional Indonesia (PGMNI) Aceh, Dompet Dhuafa menyelenggarakan Pelatihan Layanan Dukungan Psikososial (LDP) bagi guru madrasah di tiga kabupaten: Bireuen, Pidie Jaya, dan Aceh Tamiang, pada 24–27 April 2026.

Kegiatan ini merupakan bagian dari respons terhadap bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Aceh, dengan fokus pada penguatan kapasitas guru dalam memberikan pendampingan psikologis kepada peserta didik agar proses pembelajaran tetap berlangsung aman, nyaman, dan kondusif.

Rangkaian pelatihan dilaksanakan secara bertahap, dimulai di Bireuen, berlanjut di Pidie Jaya, dan ditutup di Aceh Tamiang. Di Bireuen, kegiatan dihadiri oleh Kepala Kantor Kementerian Agama yang diwakili oleh Plh. sekaligus Kasi Pendidikan Madrasah, Anis, S.Ag, serta Ketua Pokjawas, Drs. Ridwan, M.Pd.

Di Pidie Jaya, kegiatan dihadiri oleh Kepala Kantor Kementerian Agama, Mulyadi, S.Ag, serta dibuka oleh Asisten III Setda Helmi, S.STP., M.Si.

Sementara di Aceh Tamiang, kegiatan dihadiri perwakilan Bupati melalui Staf Ahli Bupati/Plt. Kepala Dinas Pendidikan, Sepriyanto. Turut hadir pula perwakilan Kepala Kantor Kementerian Agama melalui Kasubbag Tata Usaha Zainuddin, S.Ag, serta Kasi Pendidikan Madrasah M. Hazaqil Azmi.

Direktur RDP Dompet Dhuafa, Muhammad Shirli Gumilang, menyampaikan bahwa dukungan psikososial merupakan bagian penting dalam pemulihan pascabencana, khususnya bagi anak-anak usia sekolah. “Guru memiliki peran kunci dalam membantu anak-anak bangkit dari situasi krisis. Melalui pelatihan ini, kami ingin memastikan para guru memiliki keterampilan yang tepat untuk mendampingi siswa secara emosional dan sosial,” ujarnya.

Materi pelatihan disampaikan oleh tim RDP Dompet Dhuafa dengan narasumber Ricky Hardiansyah dan tim, menggunakan pendekatan praktis dan aplikatif, meliputi teknik komunikasi empatik, pengelolaan emosi, serta strategi menciptakan lingkungan belajar yang aman dan suportif.

Seluruh biaya pelaksanaan kegiatan ini difasilitasi oleh Dompet Dhuafa sebagai wujud komitmen dalam mendukung pemulihan pendidikan dan penguatan ketahanan masyarakat di wilayah terdampak bencana.

Melalui kegiatan ini, Dompet Dhuafa berharap madrasah di wilayah terdampak semakin tangguh, humanis, dan siap menghadapi berbagai situasi darurat di masa mendatang.*

SHARE :
Next
This is the most recent post.
Previous
Older Post

0 facebook:

 
Top