LAMURIONLINE.COM | ACEH BESAR - Konferensi Wilayah (Konferwil) II Pengurus Wilayah Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (PW PERGUNU) Aceh yang diselenggarakan di Dayah Mahyal Ulum Al-Aziziyah, Aceh Besar, berlangsung dengan lancar, khidmat, dan penuh semangat kebersamaan.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Wakil Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) PERGUNU, Dr. Ahmad Zuhri, yang memberikan arahan strategis terkait penguatan peran guru sebagai pilar utama pendidikan. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya profesionalitas guru yang tetap berlandaskan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jama’ah di tengah dinamika perkembangan zaman.
Ketua PWNU Aceh dalam sambutannya juga menegaskan bahwa PERGUNU harus terus menjadi organisasi profesi yang istiqamah di Aceh, konsisten dalam meningkatkan mutu pendidikan serta memperkuat karakter guru sebagai pendidik yang berintegritas, berakhlak, dan berdaya saing.
Salah satu agenda utama dalam Konferwil II ini adalah pemilihan Ketua PW PERGUNU Aceh masa khidmat 2026–2031. Melalui mekanisme musyawarah yang demokratis, transparan, dan penuh kekeluargaan, Tgk. Dr. Furqan, MA secara resmi terpilih sebagai Ketua PW PERGUNU Aceh, didampingi oleh Tgk. Khasanda, M.Pd sebagai Sekretaris.
Dalam pernyataannya, Tgk. Dr. Furqan, MA menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh seluruh peserta Konferwil. Ia menegaskan bahwa amanah ini merupakan tanggung jawab besar yang harus dijalankan secara kolektif.
“Terima kasih atas kepercayaan yang diberikan. Ini bukan kemenangan pribadi, melainkan amanah bersama untuk memajukan PERGUNU Aceh. Kami mengajak seluruh pengurus dan anggota untuk bersatu, berkolaborasi, dan bekerja nyata demi peningkatan kualitas guru dan pendidikan di Aceh,” ujarnya.
Senada dengan itu, Tgk. Khasanda, M.Pd juga menyampaikan apresiasi dan komitmennya dalam mendukung kepemimpinan organisasi ke depan.
“Kami mengucapkan terima kasih atas amanah ini. InsyaAllah kami siap bekerja secara profesional, memperkuat tata kelola organisasi, serta membangun sinergi yang lebih luas demi kemajuan PERGUNU Aceh,” ungkapnya.
Konferwil II ini juga menghasilkan sejumlah rekomendasi strategis yang akan menjadi arah kebijakan organisasi ke depan, mencakup penguatan kapasitas guru, pengembangan pendidikan berbasis nilai keislaman Ahlussunnah wal Jama’ah, serta peningkatan peran PERGUNU dalam kehidupan sosial kemasyarakatan. (Lismijar)


0 facebook:
Post a Comment