ads1

Lamurionline.com--Aceh Besar – Bupati Aceh Besar Mukhlis Basyah mengintruksikan seluruh camat di Aceh Besar untuk mengkoordinir dan menggagas pelaksanaan shalat Istisqa (shalat minta hujan) di wilayah kerjanya masing-masing sebagai wujud permohonan kepada Allah SWT agar dicurahkan hujan untuk mengakhiri musim kemarau yang berkepanjangan selama ini.
“Untuk itu, menyangkut waktu pelaksanaan shalat Istisqa diserahkan kepada camat, tokoh agama, dan masyarakat setempat kapan hari yang tepat pelaksanaannya,” ujar Mukhlis Basyah.
Instruksi tersebut dikemukakan Mukhlis Basyah pada saat memimpin rapat membahas dan mencari solusi menyikapi kekeringan lahan di Aceh Besar di Aula Setdakab Aceh Besar, Jumat (14/2/2014).
Hadir dalam kesempatan itu, Wabup Aceh Besar Drs H Syamsulrizal MKes, Asisten Perekonomian dan Pembangunan DR H Samsul Bahri MSi, Kadis Pertanian dan TPH Aceh Besar Ir Hasballah MSi, Kadis Pengairan Aceh Besar Ir Azwar MM, Kepala Badan Penyuluhan Ketahanan Pangan Aceh Besar Drh Alimin Hasan MM, para camat, PPL, dan kepala cabang ranting pengairan se-Aceh Besar.
Lebih lanjut  Bupati mengatakan, Pemkab telah melakukan berbagai langkah antisipasi untuk mencegah terjadinya gagal panen (poso) yang dirasakan masyarakat petani. Salah satu solusi atau alternatif adalah menginstruksikan kepada SKPK terkait untuk mendeteksi titik-titik yang dibisa dibuat sumur bor dan sistem pompanisasi, sehingga lahan terdekat dapat teraliri air.
Dalam kesempatan itu, Bupati Aceh Besar juga menegaskan bahwa Pemkab Aceh Besar dan SKPK terkait tidak pernah menginstruksikan pelarangan tanam padi pada setiap musim tanam. Sebaliknya, Pemkab senantiasa menyerukan kepada petani untuk selalu aktif menanam padi setiap waktu yang ditentukan petugas terkait.
Bahkan, Pemkab Aceh Besar mengimbau petani untuk patuh pada jadwal tanam yang telah ditetapkan oleh instansi terkait untuk menghindari gagal panen. “Hal ini perlu kami tegaskan, karena ada berkembang semacam anggapan di tengah-tengah masyarakat, seakan-akan Pemkab melarang petani untuk bercocok tanam,” ulasnya.
Wabup Aceh Besar Drs Syamsulrizal MKes menambahkan, untuk pelaksanaan shalat Istisqa, hendaknya para camat mengkoordinir pelaksanaan dengan terlebih dahulu berkoordinasi dengan ulama dan tokoh-tokoh masyarakat di wilayah kerja masing-masing.
Menurutnya, dalam beberapa hari terakhir, telah ada masyarakat yang sudah melakukan shalat istisqa di beberapa kecamatan. “Kita semua berdoa, semoga hujan akan segera turun,” ungkapnya.
Pada kesempatan yang sama, Kadis Pengairan Aceh Besar Ir Azwar MM dan Kadis Pertanian TPH Aceh Besar Ir Hasballah MSi  menyatakan pihaknya juga telah melakukan berbagai langkah dan upaya antisipasi. Diharapkan, dengan dilakukan Shalat Istisqa, Allah akan segera mencurahkan hujan sebagai berkah bagi kehidupan masyarakat petani. (sp)
SHARE :
 
Top