Loading...

Lamurionline.com—Aceh Besar. Siswa dari Sekolah Menengah Pertama Plus Imam Syafii dan SMP Ruhul Falah Aceh Besar berhasil menyabet juara pada ajang Olimpiade Sains Nasional bidang IPS tingkat Kabupaten yang dilaksanakan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Aceh Besar, Sabtu (05/03). 

Ajang ini diikuti oleh seluruh Sekolah Menengah Tingkat pertama yang ada di Kabupaten Aceh Besar. 

Adapun Olimpiade yang rutin dilaksanakan setiap tahun ini memperlombakan 3 cabang yaitu OSN bidang IPA,IPS, dan Matematika. Khusus cabang OSN IPS, siswa atas nama Zaidan Zadihuzzaki siswa kelas 2 SMP Plus Imam Syafii Sibreh dan Nurhalimah siswi kelas 1 SMP Ruhul Falah Samahani berhasil mewakili Kabupaten Aceh Besar untuk mengikuti Olimpiade Sains Nasional bidang IPS di tingkat Propinsi Aceh yang Insya Allah akan digelar pada tanggal 8 – 10 April di Hotel Grand Aceh Syariah Banda Aceh. 

Baihaqi, S.Pd selaku pembimbing Cabang OSN Bidang IPS di dua sekolah tersebut merasa bangga terhadap prestasi dua anak didiknya. “Ini agak unik karena dua siswa yang berlainan sekolah yang saya bimbing pada olimpiade tersebut keduanya lolos untuk mengikuti OSN bidang IPS di tingkat propinsi Aceh” tuturnya. 

Ketika diwawancarai Redaksi Lamuri, Baihaqi menuturkan bahwa selama membimbing, ia kerap memberikan motivasi kepada anak didiknya. “saya selalu mengatakan bahwa yang penting adalah keberanian untuk tampil. Selama membimbing saya lebih fokus kepada pembahasan soal-soal OSN di tahun-tahun sebelumnya serta memberikan bahan ringkasan kisi-kisi soal OSN tahun 2016. Jadi setiap bahan materi saya ringkas seringkas ringkasnya kemudian saya bagikan kepada siswa untuk belajar mandiri ketika bimbingan usai, ujarnya. Dan juga dukungan dari pihak sekolah sangat bagus sehingga siswa lebih termotivasi untuk belajar. Saya memang mengajar di 4 sekolah di Aceh Besar, semuanya berbasis boarding School, mulai dari tingkat SMP,MA, dan Juga SMK. Khusus SMP Ruhul Falah, saya baru sekitar 10 bulan mengajar karena memang sekolah tersebut baru dibuka pada tahun 2015 lalu dan saya sangat terharu pada prestasi dari siswa Ruhul Falah tersebut” ungkapnya. 

Kepada Redaksi Lamuri, Ia menambahkan bahwa memberikan motivasi kepada siswa adalah suatu keahlian wajib yang harus dimiliki oleh seorang guru, karena guru selain memiliki fungsi sebagai educator, juga harus memiliki fungsi sebagai motivator, sehingga siswa tidak terbeban ketika belajar. 

Guru haruslah memiliki ilmu jiwa yang dapat memahami kondisi psikologi anak didiknya sehingga dapat menciptakan suasana belajar yang menyenangkan. Ia berharap agar siswa didiknya nanti betul-betul termotivasi setelah mengikuti OSN IPS di tingkat propinsi. “jika menang, jadikan motivasi untuk mempertahankan, jika kalah jadikan pula sebagai motivasi untuk lebih baik lagi dimasa yang akan datang,” tutur Baihaqi yang juga direktur lembaga Sibreh Learning Institute ini disela akhir wawancara Redaksi Lamuri. (Red/BQ)
SHARE :
 
Top