Loading...

Foto: Murdani
Lamurionline.com. Banda Aceh - Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Banda Aceh menggelar kegiatan Sosialiasi Empat Pilar Kebangsaan di Aula Bappeda Aceh, Sabtu (7/10).

Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Anggota DPD RI Perwakilan Aceh Drs Ghazali Abbas Adan.

Ghazali Abbas Adan saat membuka acara mengatakan guru merupakan instrumen yang paling penting untuk mencerdaskan anak bangsa.

Menurutnya guru yang mendidik dengan keteladanan akan membuat nyaman para peserta didiknya.

"Kehadiran guru sungguh sangat penting untuk bangsa ini. Ibaratnya seperti penerang di dalam kegelapan,"ungkap Ghazali Abbas.

Mantan Abang Jakarta ini menambahkan belajar bisa di mana saja dan kapan saja tanpa memandang umur dan usia.

Ia mengungkapkan sampai saat ini dirinya juga masih saja belajar dengan siapa saja. Dan tak perlu malu untuk terus bertanya.

Ghazali Abbas Adan juga menceritakan pengalamannya di Komite IV DPD RI. Komite yang membidangi keuangan dan perpajakan itu merupakan hal baru bagi dirinya.

"Meskipun begitu, saya terus belajar dan tidak merasa malu untuk bertanya terhadap hal yg tidak diketahui. Dengan demikian kita akan bertambah ilmu dan juga teman," kata Ghazali Abbas.

Pada kesempatan tersebut Ghazali Abbas Adan juga mengapresiasi dan berterima kasih kepada PGRI atas terlaksananya kegiatan Sosialiasi itu.

Sebelumnya Ketua PGRI Muhibbul Khibri SPd MPd dalam sambutan mengatakan PGRI Kota Banda Aceh menyambut baik dan positif kegiatan sosialisasi tersebut.

Hal ini merupakan perwujudan landasan berpikir para guru dalam menanamkan nilai-nilai pancasila terhadap peserta didiknya.

"Kegiatan ini juga sebagai upaya penerapan dan implementasi pendidikan karakter bagi peserta didiknya, juga terhadap guru itu sendiri,"kata Muhibbul Khibri.

Ia menambahkan dengan terselenggaranya kegiatan seperti ini akan terjalin kemitraan dengan Anggota DPD RI dari Aceh, dalam rangka meningkatkan wawasan kebangsaan bagi guru dan di implementasikan terhadap peserta didiknya.

Selain itu juga memiliki makna besar bagi generasi muda untuk menguatkan nilai nilai pancasila dan kebangsaan.

Ketua Panitia Pelaksana Zulfikar SE menyebutkan kegiatan itu diikuti oleh 150 peserta yang terdiri dari Dewan Guru, Ormas, OKP, Mahasiswa dan Media.

Selain Ghazali Abbas Adan, panitia juga menghadirkan pemateri lainnya, yaitu Komisioner KIP Aceh Junaidi Ahmad, S. Ag MH dan Dosen Unsyiah Saifuddin Bantasyam SH MH. (Mur)
SHARE :
 
Top