Loading...

Dok. Mariadi
LAMURIONLINE.COM I SIMPANG TIGA - Bupati Aceh Besar, Ir Mawardi Ali membagikan buku tabungan dan ATM dan melihat langsung kondisi masyarakat Keluarga Penerima Manfaat (KPM) bantuan Program Aceh Besar Sejahtera (Pro-Abes) di Balai Pengajian Babussa'adah, Gampong Ateuk Lam Ura, Kecamatan Simpang Tiga Aceh Besar, Kamis  (27/12).

Dalam sambutannya, Mawardi Ali mengatakan, program Pro Abes ini bukanlah program untuk membuat orang menjadi kaya, akan tetapi program pemerintah untuk mengurangi beban bagi orang miskin di Kabupaten Aceh Besar. Ia menyebutkan,angka kemiskinan di Aceh Besar masih sangat tinggi yaitu 14,4 persen. Untuk itu, salah satu upaya pemerintah untuk memberantaskan angka kemiskinan itu adalah melalui program Pro-Abes.

Ia menargetkan melalui Program Aceh Besar Sejahtera yang digagasnya tersebut bersama Wakil Bupati Tgk H Husaini A Wahab, setiap tahun angka kemikinan di Aceh Besar dapat menurun minimal satu persen.  Dengan demikian selama kepemimpinannya Mawardi Ali dan Waled Husaini dapat menurunkan angka kemiskinan selama 5 tahun itu sebesar 5 persen kita berharap lebih.

Selain melalui program pro-Abes, upaya pengurangan angka kemiskinan juga dilakukan melalui program pemberdayaan ekonomi masyarakat, dengan ekonomi masyarakat ini tumbuh tentu akan kemiskinan pun akan menurun.

Bupati Aceh Besar Ir Mawardi Ali menyerahkan buku tabungan kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Pro-Abes) di Gampong Ateuk Lam Ura, Kecamatan Simpang Tiga Aceh Besar, Kamis  (27/12/2018). Dok. Mariadi
"Program proAbes  untuk membantu mereka-mereka yang hidup dibawah kemiskinan, dimana kadang-kadang ada ibu-ibu yang pokok mata pencaharian itu sudah tidak ada lagi, atau memang sangat miskin, inilah terget dari penerima manfaat Pro Abes ini," kata Mawardi Ali.

Ia menambahan, para penerima KPM ini adalah masyarakat yang belum tertampung dalam program Keluarga Harapan (PKH) kementerian Sosial RI, maka pemkab Aceh Besar memasukan keluarga terebut ke program-Pro Abes. "Artinya tidak ada masyarakat yang mendapatkan bansos ini secara ganda. Melalui program ProAbes, mudah-mudahan semua masyarakat miskin di Aceh Besar ini mendapatkan bantuan," ujar Mawardi.

Ia menambahkan, tahun lalu Pemkab Aceh Besar telah menyediakan anggaran sebesar 10 Milyar atau lebih kurang antara 5-6 ribu keluarga penerima manfaat, untuk tahun 2019 terus akan kita naikkan, namun demikian,  kalau ada penerima manfaat ini  sudah sejahtera maka akan program tersebut akan berikan pada yang lainnya.

"Ini adalah sedikit bantuan Pemerintah Aceh Besar bagi yang belum mendapat bantuan program dari Pemerintah Pusat. Jangan beli HP, jangan beli tv, tapi manfaatkanlah untuk kebutuhan anak sekolah, nutrisi penambah gizi, dan kebutuhan pelengkap lainnya," pinta Bupati saat membagikan Buku Rekening dan ATM kepada 101 masyarakat PKM Pro Abes dalam Kecamatan Simpang Tiga.

Sebelumnya, Bupati Aceh Besar, Ir Mawardi Ali didampingi Plt Kadis Sosial Drs Rusdi, Camat Simpang Tiga Muhajir SSTP, anggota DPRK Mahdi Basyah dan Saifuddin, Kepala Baitul Mal Drs Zamri A Rafar pada kesempatan yang sama melihat dan masuk langsung ke beberapa rumah KPM yang terlihat berdinding papan yang sudah lapuk dan atap yang sudah kurang layak dan harus segera diperbaiki. Bupati juga meminta kepada anggota DPRK agar ikut membantu masyarakat melalui program lainnya seperti Baitul Mall.


Ketua TP2-Abes Bidang Humas dan Sumber Daya Manusia, Teddy Helvan SE mengatakan penerima KPM Program Pro Abes  dikecamatan Simpang Tiga sebanyak 101 keluarga, sementara seluruh Aceh Besar tahun 2018 menyalurkan bantuan sebanyak 5.000 KK dengan rincian masing-masing menerima Rp 1,8 juta per tahun, sasarannya adalah masyarakat kurang mampu yang belum mendapat bantuan lainnya dari pemerintah dengan harapan bisa membantu meringankan beban kebutuhan masyarakat. Pro-Abes ini nantinya juga akan dilanjutkan dengan program lainnya seperti Pelatihan life skill dan soft skill kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Juga ada kegiatan  pemberdayaan ekonomi masyarakat miskin melalui kegiatan UEP, peningkatan perumahan layak huni dan beberapa kegiatan lainnya yg menyangkut peningkatan kualitas hidup keluarga miskin. 

"Penyerahan buku dan ATM tersebut pihaknya akan menyalurkan sampai dengan 31 Desember 2018, ditargetkan semua penerima manfaat program ProAbes ini sudah selesai dibagikan semuanya," demikian Teddy. (mariadi)
SHARE :
 
Top