LAMURIONLINE.COM I BANDA ACEH - Muzaris Masyhudi terpilih menjadi Ketua Senat Mahasiswa Pascasarjana UIN Ar-Raniry Banda Aceh pada Senin, (26/10) siang di Gedung Pascasarjana UIN Ar-Raniry, Darussalam Banda Aceh.

Muzaris yang merupakan alumni dari Fakultas Tarbiyah dan keguruan, UIN Ar-Raniry ini terpilih setelah melalui beberapa proses pemilihan yang diatur oleh KIP Mahasiswa Pascasarjana UIN Ar-Raniry yang diketuai oleh Riska Auzia. Ia dinyatakan terpilih setelah semua syarat yang diajukan oleh KIP berhasil dipenuhi.

Riska Auzia mengatakan bahwa sudah lebih dari seminggu pengumuman pendaftaran calon ketua senat diumumkan. 

“Kita sudah pasang selebaran di mading tiap-tiap sudut kampus Pascasarjana UIN Ar-Raniry dan media sosial, sehingga ada 2 orang yang mendaftar pada waktu pendaftaran kita tutup", sebutnya.

Riska mengabarkan ada satu calon yang telah mendaftar pada akhirnya dikabarkan memilih ikut mendukung Muzaris untuk maju, sehingga tidak lagi diadakan pemilihan berdasarkan hasil musyawarah dengan direktur Pascasarjana. 

“Setelah kami adakan konsultasi dengan direktur Pascasarjana maka keputusannya kami nyatakan Muzaris sah untuk menahkodai Senat Mahasiswa Pascasarjana S-2 dan S-3 UIN Ar-Raniry periode 2020-2021”, tambahnya.

Direktur Pascasarjana UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Prof Dr Mukhsin Nyak Umar MA dalam kesempatan pertemuan dengan Panitia Komisi Independen Pemilihan (KIP) mengucapkan selamat kepada ketua terpilih dan berharap kepada ketua-ketua sebelumnya untuk terus memberikan masukan serta saran kepada pengurus yang baru nantinya.



Dalam pertemuan tersebut juga dihadiri oleh Ketua Senat Demisioner, Muhammad Rizki, Ketua KIP Riska Auzi, Sekretaris KIP Noeny Ikmatul Usna, dan anggota KIP Siti Radhita dan Diva Dina, serta turut mengundang Ketua senat Definitif Muzaris Masyhudi.

Muzaris Masyhudi mengucapkan terimakasih atas dukungan dari semua pihak, terutama bagi calon yang sudah mendaftar namun akhirnya ikut mendukung dirinya. 

“Saya mengucapkan terima kasih kepada semuanya. Ini adalah amanah untuk saya dan pengurus nantinya, Tapi semua ini akan terasa berat jika saya jalankan sendiri. Saya berharap semuanya bisa turut serta mendukung untuk mencapai Pascasarjana UIN Ar-Raniry Banda Aceh semakin berjaya,” tutup pemuda berdarah Bireun dan Aceh Besar tersebut. (*)

SHARE :
 
Top