LAMURIONLINE.COM | ACEH BESAR - Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kabupaten Aceh Besar Hj. Rahmah Abdullah, SH memiliki kepedulian yang sangat tinggi terhadap perkembangan pendidikan anak usia dini serta pencegahan stunting. Hal itu ditunjukkan dengan melakukan pendampingan dan monitoring tumbuh kembang anak disalah satu sekolah PAUD AL-AULA di desa Mon Ikeun Kecamatan Lhoknga, Aceh Besar, Jumat (7/1). 

Pada kesempatan itu, Ia menjelaskan, Kehadiran Bunda Pendidikan Anak Usia Dini atau Bunda PAUD baik itu di tingkat nasional, provinsi, kabupaten/kota hingga Bunda PAUD tingkat Kecamatan dan Desa, memiliki tugas yang sangat mulia dalam hal melahirkan generasi emas anak Indonesia. 

"Karena, selain bertugas untuk mendorong meningkatkan Angka Partisipasi Kasar (APK)  PAUD dengan mengajak orangtua membawa anaknya belajar dan bermain di satuan PAUD, Bunda PAUD juga berperan  mengawal kualitas pendidikan anak-anak usia dini, juga  mengupayakan penanggulangan stunting (kekerdilan) pada anak," jelasnya 



Lebih lanjut, bahayanya stunting adalah permasalahan seumur hidup. Jika anak mengalaminya, selain mendapat kendala pertumbuhan fisik juga akan mengalami kendala kemampuan otak. 

"Secara umum stunting dikenal sebagai gangguan pertumbuhan dan perkembangan yang dialami anak akibat gizi buruk, infeksi berulang, dan stimulasi psikososial yang tidak memadai. Yang lebih disayangkan lagi, masih banyak orang tua yang beranggapan bahwa pertumbuhan anak hanya dipengaruhi faktor keturunan. Padahal faktanya tidak demikian. Faktor keturunan itu hanya berpengaruh setelah usia lima tahun, sedangkan potensi stunting sudah muncul sejak 1000 hari pertama kehidupan sampai usia anak 2 tahun,” ujarnya 

Ia juga berharap semoga melalui sosialisasi ini akan dapat meningkatkan pengetahuan dan pemahaman tentang pentingnya pola pengasuhan anak terutama dari 1.000 awal kehidupan bayi dalam kandungan. (dekjoel/mediacenteracehbesar)

SHARE :
 
Top