lamurionline.com -- Banda Aceh : Gubernur Aceh Nova Iriansyah, meresmikan Gedung Balai Pelatihan Kesehatan (Bapelkes) Aceh yang terletak di Jl. Teuku Moh. Daud Beureueh, Kamis (3/2/2022).

Gedung itu dibangun sejak anggaran tahun 2019 dengan total biaya lebih dari Rp 55 Miliar yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus tahun 2019 dan kemudian dilanjutkan dengan APBA tahun 2020 dan 2021.

Nova dalam sambutannya saat peresmian mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras hingga pembangunan gedung Bapelkes Aceh itu selesai.

Ia berharap gedung tersebut dapat dipergunakan dengan sebaik-baiknya sesuai fungsinya, yaitu untuk meningkatkan prestasi akademis maupun keterampilan teknis, serta menjadi sarana pengembangan potensi tenaga kesehatan secara keseluruhan.

Pembangunan gedung itu disebut merupakan salah satu realisasi dari program pemerintah dalam upaya meningkatkan pelayanan dan kualitas kesehatan masyarakat.

“Di samping terus mengupayakan tersedianya fasilitas kesehatan yang memadai, pemerintah juga dituntut untuk meningkatkan kecakapan dari tenaga kesehatan itu sendiri,” kata Nova.

Hal itu disebut penting untuk menjadi perhatian, mengingat perkembangan dunia kesehatan sangatlah dinamis. Temuan-temuan baru di bidang kesehatan dikatakan terus meningkat, seiring perkembangan penelitian dan teknologi di seluruh dunia.

“Karenanya, para tenaga kesehatan kita juga dituntut untuk terus up-date, belajar dan menyesuaikan diri dengan perkembangan yang terjadi, di samping pada saat bersamaan, kita juga membutuhkan tenaga-tenaga kesehatan yang terus meningkat kualitas dan kompetensinya demi terwujudnya pembangunan kesehatan yang baik,” kata Nova.

Oleh karena itu, Nova berharap kehadiran Gedung Bapelkes menjadi salah satu faktor penunjang dalam meningkatkan kinerja dan kompetensi para tenaga kesehatan Aceh yang profesional, sesuai dengan pelayanan yang diharapkan oleh masyarakat luas. Selain itu, dengan adanya gedung baru itu, juga diharapkan akan menambah semangat pihak Bapelkes Aceh, untuk lebih dapat meningkatkan keterampilan tenaga kesehatan di dalam upaya peningkatan derajat kesehatan masyarakat.

Nova juga menyampaikan, secara lokasi, keberadaan gedung itu sangat strategis karena berada di tengah-tengah kota Banda Aceh, dan mudah diakses dari berbagai sisi. 

Maka, Balai Pelatihan Kesehatan itu disebut sangat cocok untuk dipergunakan sebagai kampus tempat melangsungkan berbagai kegiatan yang berhubungan dengan proses belajar mengajar kesehatan, maupun pengembangan ilmu kesehatan masyarakat.

Selain itu instansi-instansi kesehatan di Aceh juga diharap dapat menggunakan Bapelkes ini untuk menaikkan grade para pegawai.

“Profesionalisme tenaga kesehatan tidak akan lahir dengan sendirinya tapi perlu diiringi dengan pendidikan dan pelatihan yang terus-menerus, berkaitan dengan keahlian yang dimiliki. Dan Bapelkes adalah salah satu tempat untuk mendidik dan melatih tenaga kesehatan kita. Jika kita menuntut kehadiran tenaga-tenaga kesehatan yang profesional, kirimlah mereka ke Balai ini untuk belajar.”

Pada kesempatan itu Nova juga mengingatkan agar gedung tersebut dipelihara dan dirawat dengan baik sehingga dapat memberikan manfaat yang sebesar-besarnya secara terus-menerus.

Turut hadir pada peresmian itu Kepala Dinas Kesehatan Aceh dr. Hanif, Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setda Aceh Muhammad Iswanto, Kalak BPBA Ilyas, Kepala Badan Kepegawaian Aceh (BKA) Abdul Qohar, Sekwan, Kaset MPA, serta sejumlah pejabat lainnya.(Cek Man/SDM/Rel)

SHARE :
 
Top