lamurionline.com -- Mamuju : Gubernur Aceh Nova Iriansyah melakukan peletakan batu pertama pembangunan kembali Masjid Al Munawarah Nanggroe Aceh di Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar), Rabu (6/4/2022). Peletakan batu pertama pembangunan masjid bantuan masyarakat Aceh itu dilakukan Gubernur Nova bersama Gubernur Sulbar, Muhammad Ali Baal Masdar.

Masjid Al Munawarah Nanggroe Aceh merupakan bantuan masyarakat Aceh untuk warga Sulawesi Barat, terkait dampak gempa bumi yang terjadi Januari 2021. Masjid itu berlokasi di Kelurahan Te’beng Kecamatan Tapalang, Kabupaten Mamuju, Sulbar.

Prosesi peletakan batu pertama yang berlangsung pukul 09.30 Waktu Indonesia Tengah (WITA) itu disambut meriah masyarakat Tapalang. Masyarakat yang terdiri dari wanita, laki-laki hingga anak-anak, tampak antusias mengikuti rangkaian acara.

Gubernur Nova dalam kegiatan itu didampingi sang istri Dyah Erti Idawati, Asisten II Sekda Aceh Junaidi, Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Aceh Muhammad Adam, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Aceh Ilyas, hingga Kepala Badan Penghubung Pemerintah Aceh Almuniza. Sementara dari pihak tuan rumah dipimpin Gubernur Sulawesi Barat Muhammad Ali Baal Masdar, Sekretaris Daerah Sulawesi Barat Muhammad Idris, Asisten Bidang Administrasi Umum Sekda Sulawesi Barat Muhammad Jamil, serta yang mewakili Bupati Mamuju.

Gubernur Nova dalam sambutannya menyampaikan terima kasih atas sambutan kedatangan yang begitu hangat dari pemerintah dan masyarakat Sulawesi Barat.

Atas nama pemerintah dan seluruh rakyat Aceh, Nova juga menyampaikan duka mendalam kepada para korban musibah gempa bumi yang melanda pesisir barat Pulau Sulawesi itu pada tanggal 15 Januari 2021 lalu.

“Kami memahami apa yang dihadapi masyarakat di wilayah ini, sebab kami pun pernah merasakan derita yang sama. Berangkat dari perasaan yang sama tersebut, hari ini kami datang membawa amanah dari rakyat Aceh, yang kami harap dapat sedikit meringankan beban saudara-saudara kami di Mamuju, dengan cara membangun kembali Masjid Al Munawwarah,” ujar Gubernur Nova.

Gubernur Nova juga menjelaskan, pembangunan Masjid Al Munawwarah ini berasal dari donasi yang dikumpulkan oleh masyarakat Aceh. Sehari pasca gempa melanda provinsi itu, lata Nova, dirinya selaku Gubernur Aceh menyerukan penggalangan bantuan kemanusiaan untuk korban gempa.

“Sekda Aceh, Pak Taqwallah, kemudian menugaskan Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Aceh, Bapak Ilyas Yunus untuk berkoordinasi dengan Ketua Forum Pengurangan Risiko Bencana Aceh Pak Nasir Nurdin, guna menggalang bantuan dari masyarakat, Satuan Kerja Pemerintah Aceh beserta jajarannya, dan Pemerintah Kabupaten/Kota,” kata Gubernur.

Lebih lanjut, penggalangan bantuan tersebut kata gubernur didukung penuh oleh Pemerintah Aceh dengan dibukanya rekening khusus untuk menampung donasi di Bank Aceh Syariah. “Alhamdulillah, total donasi yang berhasil dihimpun mencapai lebih kurang Rp 1.210.000.000,” kata Gubernur.

Selanjutnya Nova menjelaskan, pihaknya menugaskan Tim Aceh untuk melakukan assesment ke Sulbar, guna menentukan sasaran pemanfaatan bantuan. Kemudian, tim tersebut dengan berkoordinasi bersama Pemprov Sulbar dan Pemda Mamuju, turun ke beberapa lokasi untuk menyurvei masjid dan rumah ibadah yang hancur akibat gempa.

Setelah menerima laporan hasil assesment tim, dari empat calon lokasi pembangunan masjid di Kabupaten Mamuju, diputuskanlah bahwa donasi akan dimanfaatkan sepenuhnya untuk membangun kembali Masjid Al Munawarah.

Keputusan itu, kata Gubernur muncul karena beberapa pertimbangan, antara lain kondisi Masjid Al-Munawarah yang hancur total akibat gempa; sedangkan lokasinya sangat strategis dengan view menghadap laut di pinggiran Jalan Poros Mamuju-Majene, serta menjadi tempat singgah pengemudi dan para penumpang sebelum memasuki Kota Mamuju.

“Rencana pembangunan ini, kita diskusikan bersama masyarakat, alim ulama serta Pemerintah Sulbar dan Mamuju. Alhamdulillah, semua sepakat dan hari ini kita akan memulai pembangunannya dengan diawali seremonial peletakan batu pertama,” kata Gubernur.

Gubernur juga menyampaikan, jika pembangunan masjid itu terealisasi, maka akan menjadi masjid ketiga yang dibangun dengan memanfaatkan bantuan masyarakat Aceh untuk korban bencana di seluruh Indonesia.

Masjid pertama adalah Masjid An-Nur di Kabupaten Lombok Utara, Provinsi Nusa Tenggara Barat. Lalu yang kedua adalah Masjid Jamik Nurul Hasanah di Kota Palu, Sulawesi Tengah.(Cek Man/SDM/Rel)

SHARE :
 
Top