Oleh : Thaila Nensis, S. ST

Indonesia merupakan negara yang kaya akan keanekaragaman hayati, beragam jenis tumbuhan yang tumbuh berpotensi memberikan manfaat bagi kehidupan manusia satu diantaranya yaitu kelor. Tumbuhan ini memiliki beragam manfaat untuk kesehatan, akan tetapi tidak banyak orang yang mengetahui potensi dari tumbuhan tersebut. Kelor dikenal sebagai The Miracle Tree atau pohon Ajaib.

Tanaman Daun kelor dengan nama ilmiah (Moringa Oleifera) atau dalam Bahasa Aceh disebut “On Murong (daun Murong)” merupakan tanaman yang multiguna karena hampir seluruh bagiannya(daun,biji,bunga, kulit,batang dan akar) dapat dimanfaatkan oleh semua kalangan. 

Daun tanaman kelor memiliki karakteristik bersirip tak sempurna, kecil berbentuk telur sebesar ujung jari. Helaian anak daun memiliki warna hijau sampai hijau kecokelatan, bentuk bundar telur atau bundar telur terbalik, panjang 1-3 cm, lebar 4 mm sampai 1 cm,ujung daun tumpul, pangkal daun membulat, tepi daun rata. Kulit akar berasa dan beraroma tajam serta pedas, bagian dalam berwarna kuning pucat, bergaris halus, tetapi terang dan melintang. Akarnya sendiri tidak keras, bentuk tidak beraturan, permukaan luar kulit agak licin,permukaan dalam agak berserabut, bagian kayu warna cokelat muda, atau krem berserabut, sebagian besar terpisah.

Tanaman kelor (Moringa oleifera) merupakan salah satu jenis tanaman  yang mudah tumbuh dan berkembang didaerah tropis. Tanaman kelor dapat tumbuh mulai dari dataran rendah sampai ketinggian 700 meter di atas permukaan laut. Tanaman kelor adalah salah satu tanaman perdu dengan ketinggian 7-11 meter, tahan terhadap musim kering dengan toleransi terhadap kekeringan sampai 6 bulan serta mudah dibiakkan dan karena terbukti secara alamiah merupakan sumber gizi berkhasiat obat.

Sebagai tanaman yang banyak tumbuh di Indonesia kelor memiliki banyak manfaat dan telah lama dimanfaatkan untuk berbagai macam keperluan masyarakat di masing-masing daerah. Manfaat kelor yang paling utama dan dikenal adalah manfaat pangan karena kandungan nutrisi dan gizinya yang tinggi berguna bagi kesehatan tubuh manusia.

Daun kelor sangat kaya akan vitamin dan mineral. Kandungan daun kelor di antaranya kaya akan vitamin A, vitamin C, vitamin B1 (tiamin), Vitamin B2 (riboflavin), vitamin B3 (niasin), vitamin B6 dan folat.

Beberapa nutrisi lain dalam daun kelor yang juga dapat memberikan khasiat bagi tubuh meliputi Protein, termasuk zat besi, kalsium, dan magnesium, daun kelor juga mengandung asam amino esensial dan antioksidan.

Daun kelor mempunyai banyak manfaat untuk kesehatan. Daun kelor itu ternyata mengandung 3 kali potasium dari pada pisang, 4 kali vitamin A dari wortel, 25 kali zat besi dari pada bayam, 7 kali vitamin C jeruk, 4 kali kalsium susu, dan 3 kali protein yoghurt. 

Tingginya kandungan nutrisi tersebut berhasil menjadikan daun kelor sebagai tumbuhan penuh gizi yang ampuh mengatasi macam-macam masalah kesehatan. 

Ada beragam manfaat daun kelor untuk kesehatan yaitu

Melancarkan produksi ASI

Daun kelor merupakan salah satu makanan yang baik untuk ibu menyusui. Ekstrak daun kelor mengandung senyawa yang diketahui dapat melancarkan produksi ASI. Oleh karena itu, jika ASI sedikit, ibu menyusui bisa memanfaatkan tanaman herbal yang satu ini.

Memperkuat daya tahan tubuh

Daun kelor telah dikonsumsi sejak lama sebagai tanaman herbal untuk menjaga daya tahan tubuh. Alasannya adalah karena daun ini kaya akan vitamin C yang mampu meningkatkan imunitas, sehingga tubuh dapat melawan infeksi di saluran pencernaan, kulit, serta paru-paru.

Menjaga kesehatan kulit

Daun kelor juga memiliki manfaat yang baik untuk menjaga kesehatan kulit. Bahkan, tanaman herbal ini mulai banyak digunakan sebagai kandungan dalam berbagai produk perawatan wajah dan kulit badan, seperti losion, pelembap, sabun badan, masker wajah, dan sabun cuci muka. kandungan antioksidan dan antiradang dalam daun kelor dapat meredakan peradangan akibat jerawat.

Mengatasi anemia

Berkat kandungan vitamin C yang tinggi, daun kelor dapat membantu penyerapan zat besi dari makanan maupun suplemen. Selain itu, tanaman herbal ini sendiri juga mengandung zat besi, karena itu daun kelor bisa menjadi pilihan makanan bagi penderita anemia, khususnya yang disebabkan oleh kekurangan zat besi. Bila kebutuhan zat besi di dalam tubuh terpenuhi, berbagai gejala anemia, seperti kelelahan, pucat, sakit kepala, dan sulit konsentrasi, bisa diatasi maupun dicegah.

Mengobati mata merah

Daun kelor juga dikatakan bermanfaat untuk meredakan gejala mata merah yang disebabkan oleh infeksi atau alergi. Ini karena daun kelor mengandung vitamin A yang melimpah dan senyawa antioksidan.

Mengontrol kadar gula darah

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa daun kelor dapat mengontrol kadar gula darah serta meningkatkan produksi dan fungsi insulin. Manfaat daun kelor ini baik untuk mencegah diabetes dan resistensi insulin, yaitu kondisi ketika sel-sel dalam tubuh kurang mampu menyerap gula darah.

Menjaga kesehatan jantung

Ekstrak daun kelor juga bisa digunakan untuk mengendalikan kadar kolesterol dalam tubuh dan tekanan darah. Kedua manfaat daun kelor ini tentunya baik untuk kesehatan dan fungsi jantung.

Manfaat daun kelor untuk kesehatan jantung juga berasal dari kandungan antiradang dan antioksidan di dalamnya yang mampu mengurangi bahaya oksidasi, yaitu salah satu pemicu gangguan pada jantung. 

Melindungi tubuh dari bahaya racun arsenik

Paparan racun arsenik pada makanan dan air dalam jangka panjang bisa menyebabkan masalah kesehatan, seperti peningkatan risiko terjadinya kanker atau penyakit jantung.

Beberapa penelitian menemukan bahwa daun kelor dapat melindungi tubuh dari efek racun arsenik, meskipun penelitian terkait khasiat daun kelor ini juga masih sangat terbatas.

Menghambat pertumbuhan sel kanker

Ekstrak daun kelor diduga bisa menghambat pertumbuhan sel kanker. Manfaat daun kelor tersebut berkaitan dengan kandungan antioksidan di dalamnya yang dapat mencegah kerusakan sel akibat dampak dari radikal bebas.

Masih  banyak lagi berbagai manfaat daun kelor bagi Kesehatan. Konsumsi daun kelor umumnya dinilai aman. Akan tetapi tetap perlu memperhatikan dosis harian yang direkomendasikan, yaitu sebesar 70 gram daun kelor atau 11 sendok teh bubuk kelor. 

Selain itu, daun kelor sebaiknya tidak dikonsumsi apabila Anda memiliki kondisi medis tertentu dan sedang menjalani pengobatan dari dokter karena berisiko menimbulkan efek interaksi obat.

Pemanfaatan tanaman kelor saat ini masih terbatas. Masyarakat biasa menggunakan daun kelor sebagai pelengkap dalam masakan sehari-hari, tidak sedikit yang menjadikan tanaman kelor hanya sebagai tanaman hias yang tumbuh pada teras-teras rumah

Perkembangan zaman yang semakin maju ditambah dengan kemudahan akses informasi perlahan mempengaruhi pola hidup masyarakat selektif dalam memilih jenis menu makanan sehari-hari dengan lebih banyak memperhatikan nilai gizi demi menjaga kesehatan tubuh. Banyaknya ragam pilihan makanan, menjadikan daun tanaman kelor sebagai makanan warisan kadang ditinggalkan.

Mengingat fungsi dan manfaat tanaman kelor yang sangat beragam, baik untuk pangan, obat-obatan, maupun lingkungan maka informasi terkait manfaat tanaman perlu disosialisasikan kepada masyarakat, agar dapat dibudidayakan secara luas dan dimanfaatkan secara optimal.

Penulis merupakan Mahasiswa Magister Kesehatan Masyarakat  Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala Banda Aceh

SHARE :

0 facebook:

Post a Comment

 
Top