lamurionline.com -- Banda Aceh –
Sejumlah dosen dengan jabatan lektor dan lektor kepala di lingkungan Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh mengikuti kegiatan Sosialisasi Pedoman Kenaikan Pangkat Jenjang Jabatan Dosen yang berlangsung di Aula Lantai III Gedung Pascasarjana kampus setempat, Kamis (7/3/2024).

Kegiatan ini dilanjutkan dengan Focus Group Discussion (FGD) Penyusunan Rencana Strategis (Renstra) UIN Ar-Raniry 2025-2029 bagi sejumlah pimpinan di lingkungan kampus tersebut, yang berlangsung di Ruang Sidang Rektor UIN Ar-Raniry Banda Aceh.

Kedua acara tersebut dibekali oleh Prof Dr Abdul Mujib MAg MSi yang merupakan Tim Penilaian Angka Kredit pada Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia. Serta dibuka oleh Rektor UIN Ar-Raniry, Prof Dr Mujiburrahman MAg, yang diwakili oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama, Prof Dr Saifullah MAg.

Prof Dr Saifullah dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas kehadiran pemateri dan antusias peserta pada kegiatan tersebut. Ia juga mengungkapkan  pencapaian UIN Ar-Raniry dalam menghasilkan 18 guru besar pada tahun 2023.

“Pada tahun 2023, UIN Ar-Raniry berhasil mencetak 18 guru besar, sehingga totalnya menjadi 45 orang. Kami berharap tahun 2024 ada peningkatan jumlah professor di kampus kita. Semoga dosen yang belum ada karya di scopus dapat melengkapinya tahun ini,” ungkap Prof Saiful.

Lebih lanjut, Prof Saifullah menekankan pentingnya keseriusan dalam mengikuti acara ini guna memastikan semua peserta dapat mengurus kepangkatannya dengan baik. Ia berharap jumlah guru besar dapat terus bertambah di UIN Ar-Raniry.

“Semoga kita semua dapat mengikuti acara ini dengan serius sampai akhir, agar tidak ada yang gagal faham tentang kenaikan pangkat. Semoga apa yang disampaikan oleh Prof Abdul Mujib betul-betul dipahami, sehingga kita semua dapat menggapai gelar professor,” ujarnya.

Sementara itu, Prof Dr Abdul Mujib MAg MSi selaku pemateri dalam kegiatan ini, dalam presentasinya mengulas beragam aspek terkait dengan pedoman kenaikan pangkat, mulai dari peraturan yang berlaku hingga strategi untuk meraihnya.

"Penting bagi Bapak dan Ibu untuk meningkatkan kompetensi dosen setelah terbitnya Penetapan Angka Kredit (PAK) integrasi. Diketahui bahwa angka kredit jabatan fungsional diperoleh melalui peningkatan kualifikasi dan kinerja," ungkapnya di Aula Pascasarjana UIN Ar-Raniry, Kamis (7/3/2024).

Selanjutnya, Prof Abdul Mujib mengungkapkan perlunya pengembangan bidang kajian yang relevan dan mengajak dosen yang masih muda untuk mengejar pendidikan lanjutan di bidang khusus. Ia juga memperkenalkan pola penilaian baru terkait perhitungan angka kredit dosen.

“Pada pola penilaian baru ini, perhitungan angka kredit dosen diperoleh dari predikat kinerja tahunan. Hal ini diharapkan dapat memberikan kesempatan yang lebih luas bagi Bapak Ibu untuk meraih jabatan fungsional yang lebih tinggi,” ungkap Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta tersebut.

Di sisi lain, pada kesempatan FGD Penyusunan Renstra UIN Ar-Raniry, Prof Abdul Mujib mengajak sivitas akademika UIN Ar-Raniry untuk memperhatikan orientasi pengembangan dan pengelolaan perguruan tinggi, serta strategi pengembangan kurikulum yang sesuai dengan visi dan misi universitas.

“Semoga UIN Ar-Raniry dapat mewujudkan program kerja tahunan yang berisi sasaran kegiatan, indikator kinerja, dan target pertahun hingga 5 tahun ke depan, serta konsideran rencana strategis yang mengacu pada visi dan misi universitas,” ujar Prof Abdul Mujib di Ruang Sidang Rektor UIN Ar-Raniry. []

SHARE :

0 facebook:

Post a Comment

 
Top