![]() |
| Tangkapan layar Live Streaming Youtube MTsN 1 Banda Aceh |
LAMURIONLINE.COM I BANDA ACEH — Wajah-wajah penuh semangat memenuhi halaman MTsN 1 Banda Aceh, Selasa (27/1/2026). Dari balik seragam sekolah, tersimpan mimpi besar peserta yang datang dari berbagai madrasah untuk tampil dan membuktikan kemampuan terbaik mereka di ajang Madrasah for Religion, Science, Sport, Art and Language (MARSSAL-12).
Pembukaan kegiatan berlangsung khidmat. Sebuah tarian massal bertema bencana hidrometeorologi Aceh mengawali acara, menggambarkan kepedihan sekaligus ketangguhan masyarakat Aceh dalam menghadapi bencana yang baru saja terjadi. Tepuk tangan panjang penonton yang antusias mengiringi penampilan tari kolosal yang dibawakan apik oleh para siswa/i MTsN 1 Banda Aceh pagi menjelang siang itu.
Sebanyak 1.310 pelajar dari jenjang MI/SD hingga MTs/SMP ambil bagian dalam ajang ini. Mereka datang dari Banda Aceh, Aceh Besar, Pidie Jaya, Aceh Tengah, Langsa, bahkan dari luar Aceh. Adapun pendaftar dari luar Aceh akan bersaing di cabang lomba Karya Tulis Ilmiah (KTI), diantaranya dari Sumatera Utara, Malang, Gresik Jawa Timur, Jawa Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Jakarta dan Sulawesi Selatan. Bagi sebagian peserta, MARSSAL-12 bukan hanya lomba, tetapi pengalaman pertama tampil di panggung spektakuler MTsN 1 Banda Aceh.
Ketua Panitia MARSSAL-12, Isriani, SAg, menyebut antusiasme peserta tahun ini melampaui ekspektasi. “Anak-anak datang dengan semangat luar biasa. Mereka tidak hanya ingin menang, tetapi ingin menunjukkan apa yang selama ini mereka latih dan pelajari,” tuturnya.
Di balik perlombaan, tersimpan harapan besar. Para peserta berlomba di 23 cabang, mulai dari bidang keagamaan, sains, olahraga, seni, hingga bahasa. Bagi mereka yang berhasil meraih prestasi, tersedia trofi, sertifikat, dan uang pembinaan, serta 34 golden tiket yang membuka peluang melanjutkan pendidikan melalui jalur prestasi di MTsN 1 Banda Aceh.
Kepala MTsN 1 Banda Aceh, Dr. Ummiyani, SAg, MPd, menegaskan bahwa panggung MARSSAL-12 sengaja dihadirkan untuk anak-anak yang berani bermimpi. “Kami ingin mereka tampil percaya diri, mengenal potensi dirinya, dan berani bersaing secara sehat. Di sinilah mereka belajar tentang usaha, kegigihan, dan sportivitas,” ujarnya.
Apresiasi juga datang dari Kepala Kanwil Kemenag Aceh, Drs. H. Azhari, MSi. Menurutnya, kompetisi ini menjadi ruang belajar nyata bagi peserta didik. “Anak-anak hari ini tidak hanya membawa nama madrasah, tetapi juga membawa harapan orang tua dan masa depan mereka sendiri,” katanya.
Hingga 31 Januari mendatang, panggung MARSSAL-12 dan lokasi MTsN 1 Banda Aceh akan terus hidup dengan berbagai ajang lomba menarik. Di sinilah cerita-cerita kecil tentang keberanian, kerja keras, dan mimpi besar pelajar madrasah Aceh bersaing meraih mimpi.*




0 facebook:
Post a Comment