LAMURIONLINE.COM | BANDA ACEH
- Rumah Zakat berkolaborasi Pentahelix, pemerintah, masyarakat, privat sector,  akademisi, serta media membangun hunian yang aman, nyaman, dan bermartabat bagi masyarakat di Desa Geudumbak Kecamatan Langkahan Kabupateb Aceh Utara. Sebagian besar wilayah Aceh dua bulan lalu diterjang banjir bandang dan menghanyutkan rumah rumah warga.

Kepala Cabang Rumah Zakat Aceh, Riadhi menyampaiakan kepada media di Banda Aceh, Minggu (1/2/2026), kolaborasi yang dibangun dengan Pemerintah Kabupaten Aceh Utara perihal perizinan penggunaan kayu gelondongan bawaan banjir dan dengan konsep ide hunian yang dibuat oleh Kepala Lab Teknik Struktur UGM.  

“Bantuan alat berat untuk pembersihan lahan dan pengangkutan kayu gelondongan oleh Kementerian Kehutanan dan tentunya juga koordinasi dengan BNPB, Rumah Zakat hadirkan hunian yang memanfaatkan kayu kayu gelondongan yang material penghacur menjadi material membangun dengan konsep pemberdayaan,”  ungkapnya.




Riadhi  menambahkan, tahap pertama pihaknya mengajak kolaborasi mitra kebaikan rumah zakat dan juga privat sector untuk hadirkan 100 unit hunian yang memiliki dampak berkelanjutan dengan ukuran 6 x 6 m. Hunian yang memiliki dua  ruang kamar tidur dan satu  ruang serbaguna itu,  menjadi titik awal masyarakat membangun kehidupan kembali pasca bencana.  

Kepala Divisi Kemanusiaan Rumah Zakat,  Al Razi Izzatul Yazid mengatakan, semua kebutuhan yang ada sekitar 450 KK yang terdampak ini kiranya dapat terpenuhi huniannya dengan konsep hunian papan kayu ini. 

“Setidaknya saat ini 20 kelompok kerja yang merupakan warga lokal yang kami berdayakan untuk pembagunan hunian. Demikian juga tukang olah kayu yang sudah kami berdayakan untuk memproduksi papan papan kayu,” ungkapnya. (Sayed M. Husen)

SHARE :

0 facebook:

 
Top