LAMURIONLINE.COM | BANDA ACEH — Pengurus Wilayah Ikatan Da'i Indonesia (PW IKADI) Aceh menggelar Seminar Ekonomi Syariah di Aula Hotel Masjid Oman Lamprit, Banda Aceh, Sabtu (14/3/2026)
Kegiatan tersebut diikuti oleh 80 peserta dari berbagai elemen masyarakat, diantaranya pengurus PW dan PD Ikadi se-Aceh, para da’i, imam masjid dan meunasah, guru, pemuda, serta unsur masyarakat lainnya secara ofline dan online zoom.
"Kegiatan ini bertujuan untuk menguatkan kembali syariat Islam dibidang Ekonomi guna mendukung pelaksanaan syariat Islam Di Aceh " Ketua Panitia, Ustaz Roly Triwahyudi, M.Ag.
Pelatihan tersebut menghadirkan dua narasumber, yaitu Ustaz Dr. Israk Ahmadsyah, M.Sc,M.Ec- Dosen FEBI UIN Ar Raniry yang menyampaikan Materi tentang Bermuamalah Syariah Sehari-hari dan Eryy Dianto-Islamic Ecosystem Busines Development Manager BSI Aceh yang menyampaikan materi tentang Produk Produk Perbankan yang produktif dimasa depan.
Selain mendapatkan ilmu dan praktik langsung, peserta juga memperoleh sejumlah fasilitas, antara lain ilmu yang bermanfaat, aula yang nyaman dan pembukaan buku tabungan haji dan cicil emas secara gratis.
Ustaz Israk yang juga Wakil Ketua PW Ikadi Aceh menyampaikan Allah SWT dalam surat Al Baqarah 208 memerintahkan kaum muslimin untuk mengamalkan Islam secara kaafah (keseluruhan), termasuk didalam ruang lingkup ajaran Islam adalah muamalah maaliyah yakni transaksi ekonomi.
Begitu juga dalam Al Quran, ayat 282 Surat Al Baqarah, memberitakan terkait ekonomi yakni pencatatan hutang piutang.
Ini artinya kaum muslimin harus benar benar memerhatikan dan memastikan bahwa setiap transaksi hutang piutang khususnya dan muamalah ekonomi sehari-hari harus sesuai dengan petunjuk Allah SWT.
"Jangan sampai kita kaum muslimin diperangi oleh Allah karena melanggar larangan untuk menjauhi riba, seperti yg tercantum dalam surat Al Baqarah 279" ujarnya.
Adapun Narasumber lainnya, Eryy Dianto yang juga Manager Islamic Ecosystem Busines Development BSI Aceh menyampaikan dalam upaya mendukung pelaksanaan syariat Islam dibidang Ekonomi di Aceh, BSI Aceh mengajak kaum muslimin di Aceh untuk menjalankan rukun Islam ke 5 yakni berangkat haji dengan hanya menabung saldo minimal Rp 50 ribuan.
"Produk tabungan haji di BSI ini menjadi setitik harapan bagi kaum muslimin yang dari sisi pendapatan kecil dan tidak memiliki aset yang besar untuk berhaji, namun miliki bekal keinginan dan semangat yang kuat untuk bisa berhaji maka produk tabungan haji ini menjadi solusi," katanya.
![]() |
| Sebanyak 80 peserta mengikuti Seminar Ekonomi Syariah yang diselenggarakan PW IKADI Aceh bekerjasama dengan BSI Regional Aceh di Aula Hotel Masjid Oman Lamprit, Banda Aceh, Sabtu (14/Maret/2026) |
Ia menambahkan BSI juga menfasilitasi tabungan cicil emas dengan saldo minimal Rp50an sudah mendapatkan emas 0,17 gr.
"Ditengah harga emas yang cenderung meninggi, maka investasi emas diBSI menjadi solusi keuangan masa depan kita."ujarnya.
Ia menambahkan bagi masyarakat yang berminat untuk mulai wujudkan niat berhaji maka BSI berikan solusi tabungan haji. Begitu juga dengan keinginan miliki emas untuk investasi masa depan namun minim dana maka dapat mulai mencicil di BSI.
"BSI bersama PW Ikadi Aceh siap menfasilitasi masyarakat yang ingin menabung haji dan atau cicil emas dapat hubungi BSI terdekat," pungkasnya.
Diakhir kegiatan terdapat 50 peserta yang bersedia menjadi nasabah tabungan haji dan emas BSI. (Murdani Tijue)


0 facebook:
Post a Comment