LAMURIONLINE.COM I BANDA ACEH
- Yayasan Wakaf Barbate Islamic City (YWBIC) resmi membuka rekrutmen calon santri baru tahun pelajaran 2026/2027 dengan skema pendidikan gratis. Program ini ditujukan bagi anak-anak laki-laki dari kalangan yatim, piatu, yatim piatu, fakir, miskin, hingga anak muallaf, yang selama ini memiliki keterbatasan akses terhadap pendidikan yang layak.

Ketua Umum YWBIC, Prof Dr Sofyan A Gani, MA, menyampaikan kepada media di Banda Aceh, Jumat (27/3/2026), program ini merupakan komitmen pihaknya melalui pendidikan berbasis keislaman dalam membantu masyarakat serta mendukung upaya percepatan penanggulangan kemiskinan.  

“Ini untuk mengurangi beban penduduk miskin, menguatkan kapasitas penduduk miskin dan meningkatkan pendapatan penduduk miskin,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, sejak berdiri pada 2021 dan telah dan sedang mendidik dengan empat angkatan dengan jumlah santri 67 orang. YWBIC konsisten menerima dan membina santri secara gratis di Dayah Wakaf Barbate, Kecamatan Blang Bintang, Aceh Besar. Jumlah penerima manfaat terus meningkat setiap tahun, seiring meluasnya jangkauan wilayah rekrutmen.

“Kami menargetkan sebanyak 30 calon santri tahun ajaran 2026 dan 2027, yang berasal dari wilayah prioritas seperti Kota Sabang, Kabupaten Aceh Barat Daya, Kabupaten Aceh Utara, serta daerah terdampak banjir dan longsor di Aceh,” ujarnya.

Ia menambaahkan, berbeda dengan seleksi pada umumnya, proses rekrutmen dilakukan secara proaktif. Tim yayasan akan turun langsung ke Madrasah Ibtidaiyah (MI) dan Sekolah Dasar (SD) di wilayah terpencil dan kantong kemiskinan, sekaligus melakukan verifikasi kondisi calon santri di lapangan.


Ketua panitia penerimaan dan penjemputan calon santri Dr H Aiyub MA mengatakan, persyaratan yang harus dipenuhi calon santri Dayah Wakaf Barbate meliputi: Laki-laki, lulusan Sekolah Dasar (SD) atau Madrasah Ibtidaiyah (MI), dan berasal dari keluarga yatim, piatu, yatim piatu, fakir, miskin, serta anak muallaf.

“Syarat lainnya, berdomisili di wilayah prioritas atau daerah dengan tingkat kemiskinan tinggi, bersedia tinggal di asrama dan mengikuti seluruh program pendidikan dayah, serta siap diverifikasi langsung oleh tim YWBIC di tempat tinggal,” ungkap Aiyub.  

Ia menegaskan, proses rekrutmen dijadwalkan dimulai pada minggu pertama April 2026. (Sayed M. Husen)

SHARE :

0 facebook:

 
Top