
lamurionline.com -- Malaysia -- Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh akademisi Universitas Bina Bangsa Getsempena. Putra Pasi Lhok, Kecamatan Kembang Tanjong, Kabupaten Pidie, Aceh, Dr. Muhammad Iqbal, S.Pd., M.A., dipercaya sebagai pembicara (speaker) dalam forum akademik internasional yang digelar di Malaysia.
Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Kolej Matrikulasi Selangor dalam tajuk KMS–UBBG Strategic International Academic Collaboration Programme pada Senin, 30 Maret 2026. Forum ini menjadi momentum penting dalam memperkuat kolaborasi pendidikan tinggi antara Indonesia dan Malaysia.
Dalam kesempatan tersebut, Dr. Iqbal mempresentasikan hasil riset unggulannya yang berjudul “Maslahah-Based Religious Model as a Foundation for Building a Global Civilisation Grounded in Humanity, Ecology and Peace.” Riset ini menawarkan model pendidikan berbasis nilai maslahah sebagai fondasi dalam membangun peradaban global yang berorientasi pada kemanusiaan, keseimbangan ekologi, serta perdamaian dunia.
Pendekatan yang dikembangkan merupakan hasil kajian ilmiah yang mengintegrasikan perspektif pendidikan Islam dengan isu-isu global kontemporer, melalui pendekatan interdisipliner yang relevan dengan tantangan abad ke-21.
Sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi ilmiahnya, pihak Kolej Matrikulasi Selangor menganugerahkan Certificate of Appreciation dan cenderamata kepada Dr. Iqbal. Undangan sebagai pembicara internasional ini sekaligus menjadi pengakuan atas kualitas riset dan kepakarannya di bidang pendidikan Islam berbasis nilai.
Direktur Kolej Matrikulasi Selangor, Salwa Anita Binti Haji Isa, menyampaikan bahwa program ini bertujuan untuk memperluas wawasan akademik, memperkuat pertukaran hasil riset, serta mendorong implementasi praktik terbaik dalam pembelajaran antara Indonesia dan Malaysia.
Keikutsertaan Dr. Iqbal tidak hanya menjadi kebanggaan bagi Universitas Bina Bangsa Getsempena (UBBG) dan Masyarakat Desa Pasi Lhok, tetapi juga menunjukkan bahwa hasil riset akademisi Indonesia mampu memberikan kontribusi nyata dalam diskursus global, khususnya dalam menghadirkan solusi berbasis nilai Islam yang moderat, inklusif, dan berorientasi pada kemaslahatan umat.
0 facebook:
Post a Comment