
Wakil Ketua Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Romi Syah Putra
LAMURIONLINE.COM | BANDA ACEH — Wakil Ketua Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Romi Syah Putra, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Menteri Agama Republik Indonesia atas penetapan Provinsi Aceh sebagai tuan rumah Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Nasional ke-XXXIII tahun 2028.
Penetapan tersebut tertuang dalam Keputusan Menteri Agama Nomor 95 Tahun 2026 yang ditandatangani oleh Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar, pada 2 Februari 2026 di Jakarta. Dengan keputusan itu, Aceh resmi menjadi penyelenggara ajang dua tahunan tersebut setelah penantian panjang selama 47 tahun, sejak terakhir menjadi tuan rumah pada 1981.
Romi Syah Putra menilai, penunjukan Aceh bukan sekadar agenda seremonial, melainkan bentuk pengakuan terhadap peran daerah tersebut dalam menjaga dan mengembangkan syariat Islam di Indonesia.
“Kami di DPRA, khususnya Komisi VII, menyambut kabar ini dengan rasa haru dan bangga. Ini adalah kemenangan bagi seluruh rakyat Aceh. Amanah ini menjadi kesempatan emas untuk menunjukkan bahwa Aceh merupakan pusat peradaban dan syiar Qur’ani yang inklusif serta bermartabat,” ujarnya, Jumat (3/4/2026).
Ia menegaskan, sebagai pimpinan di Komisi VII DPRA yang bermitra dengan Dinas Syariat Islam serta lembaga keistimewaan Aceh lainnya, akan memberikan dukungan penuh, terutama dalam aspek legislasi dan pengawasan anggaran.
“Sebagai mitra strategis, kami berkomitmen memastikan seluruh proses persiapan hingga pelaksanaan MTQ Nasional 2028 berjalan optimal, transparan, dan akuntabel,” katanya.
Politisi Partai Demokrat tersebut juga mengajak seluruh elemen masyarakat, ulama, dan tokoh adat di Aceh untuk bersinergi menyukseskan perhelatan nasional tersebut. Menurutnya, momentum ini harus dimanfaatkan untuk menampilkan wajah Aceh yang religius, ramah, dan berbudaya.
“Kita ingin para tamu yang datang, para kafilah dari seluruh provinsi, pulang dengan kesan mendalam tentang kemuliaan akhlak masyarakat Aceh serta indahnya penerapan syariat Islam di daerah ini,” ungkapnya.
Ia menambahkan, pihaknya di parlemen akan memastikan setiap anggaran yang dialokasikan benar-benar memberikan dampak nyata, tidak hanya bagi kesuksesan acara, tetapi juga terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Ini bukan hanya tentang sukses acara, tetapi juga bagaimana kehadiran MTQ Nasional mampu menggerakkan ekonomi dan memperkuat citra Aceh di tingkat nasional,” pungkas Romi Syah Putra. (Murdani Tijue)
0 facebook:
Post a Comment