
Tgk Zulfikar Menyampaikan Khutbah Jum'at di Masjid Al-Maghfirah Dusun Gano Gampong Lamdingin (08/05/2026)
LAMURIONLINE.COM | BANDA ACEH — Khatib Jumat Masjid Al-Maghfirah Dusun Gano, Gampong Lamdingin, Banda Aceh, Tgk Zulfikar, mengajak jamaah untuk menanamkan kasih sayang kepada sesama makhluk sebagai jalan meraih kasih sayang Allah SWT. Pesan tersebut disampaikan dalam khutbah Jumat, 8 Mei 2026, yang mengangkat tema “Tebar Kasih pada Makhluk, Tuai Kasih pada Empunya Makhluk.”
Dalam khutbahnya, Tgk Zulfikar mengutip hadis Rasulullah SAW, “Man laa yarham laa yurham,” yang berarti “Orang yang tidak menyayangi, tidak akan disayangi.” Menurutnya, hadis tersebut menjadi pengingat bahwa kasih sayang Allah dapat diraih melalui sikap kasih sayang manusia kepada sesama.
“Untuk mendapatkan kasih sayang Tuhan, kita harus menebar kasih sayang kepada seluruh makhluk ciptaan-Nya,” ujar Tgk Zulfikar di hadapan jamaah.
Dewan Guru Dayah Istiqamatuddin Darul Ma’arif Lam Ateuk itu menjelaskan bahwa menebar kasih sayang tidak selalu harus melalui materi, tetapi juga dapat dilakukan melalui tindakan nonmateri, seperti menjaga lisan, menghindari perbuatan tercela, dan menahan diri dari menyakiti orang lain.
Ia mencontohkan, bagi mereka yang diberi keluasan rezeki, kasih sayang dapat diwujudkan melalui pengorbanan harta, seperti berkurban pada Hari Raya Iduladha. Menurutnya, pesan moral dari ibadah kurban bukan sekadar menyembelih hewan, tetapi juga berbagi kebahagiaan dengan mereka yang memiliki keterbatasan ekonomi.
“Bagi yang diberi kelapangan harta, tebarkan kasih sayang melalui harta, seperti berkurban. Karena pesan moral kurban adalah menebar kasih kepada mereka yang belum memiliki keluasan rezeki,” jelasnya.
Sementara itu, bagi mereka yang belum memiliki kemampuan materi, Tgk Zulfikar menegaskan bahwa kasih sayang dapat diwujudkan dengan mengorbankan sifat-sifat buruk dalam diri, seperti amarah, iri, dengki, dan perilaku yang dapat melukai sesama.
“Orang yang belum ada keluasan dalam harta, maka berkorbanlah dengan menghilangkan sifat-sifat kebinatangan dan sifat tercela dalam dirinya yang dapat menyakiti saudaranya,” tegasnya.
Di akhir khutbah, Tgk Zulfikar mengingatkan bahwa seluruh nikmat yang dititipkan Allah SWT, baik berupa harta, usia, maupun kesempatan hidup, merupakan amanah yang kelak akan dimintai pertanggungjawaban di akhirat.
“Semua yang Allah titipkan, baik harta maupun umur, akan diminta pertanggungjawaban. Jika digunakan pada tempat yang benar, maka titipan itulah yang akan menentukan tempat kita di akhirat kelak,” pungkasnya.*
0 facebook:
Post a Comment