lamurionline.com -- Lhokseumawe – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kota Lhokseumawe melalui Bidang Perpustakaan menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Kepenulisan Berbasis Konten Budaya Lokal sebagai upaya meningkatkan budaya literasi sekaligus melestarikan kekayaan budaya daerah. Kegiatan ini didukung oleh Perpustakaan Nasional Republik Indonesia melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) Nonfisik Tahun 2026.
Bimtek secara resmi dibuka oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Lhokseumawe, Mirodiyatun Resi Nuridayati, S.Sos., MP, di Gedung Layanan Perpustakaan Umum Kota Lhokseumawe, Kamis (9/7/2026).
Dalam sambutannya, Mirodiyatun menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan meningkatkan kemampuan menulis para peserta sekaligus mendorong lahirnya karya-karya yang mendokumentasikan kekayaan budaya lokal Kota Lhokseumawe dan Aceh secara umum.
Melalui bimbingan teknis ini, peserta dibekali berbagai materi, mulai dari teknik penulisan esai, metode menggali informasi dan data budaya lokal, hingga penyusunan naskah yang berkualitas dan layak diterbitkan. Diharapkan, pengetahuan tersebut mampu melahirkan penulis-penulis yang produktif dalam mengangkat potensi budaya daerah melalui karya tulis.
Selain meningkatkan kompetensi kepenulisan, kegiatan ini juga menjadi salah satu bentuk pelestarian budaya melalui literasi. Berbagai nilai, tradisi, sejarah, serta kearifan lokal yang dimiliki masyarakat diharapkan dapat terdokumentasi dengan baik sehingga tetap terjaga dan dikenal oleh generasi mendatang.
Bimbingan Teknis Kepenulisan Berbasis Konten Budaya Lokal berlangsung selama dua hari, pada 9–10 Juli 2026, dengan menghadirkan narasumber yang memiliki kompetensi di bidang kepenulisan dan literasi.
Pada hari pertama, materi disampaikan oleh Hamdani, S.Pd, penulis buku bertema kearifan lokal Aceh sekaligus guru di SMAN 1 Lhokseumawe. Ia membahas teknik penulisan berbasis budaya lokal serta pentingnya mendokumentasikan tradisi dan nilai-nilai masyarakat melalui karya tulis.
Sementara itu, pada hari kedua, peserta akan mendapatkan materi dari Juni Ahyar, dosen Universitas Malikussaleh (Unimal), yang mengulas proses kreatif dalam kepenulisan, teknik penyuntingan naskah, hingga proses editing buku agar menghasilkan karya yang berkualitas dan siap dipublikasikan.
Melalui kegiatan ini, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Lhokseumawe berharap semakin banyak lahir penulis-penulis lokal yang mampu mengangkat identitas budaya daerah ke dalam karya tulis yang informatif, inspiratif, dan bermanfaat bagi masyarakat luas.(*)

0 facebook:
Post a Comment