LAMURIONLINE.COM | BANDA ACEH - Penyuluh Agama Islam (PAI) Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kabupaten Aceh Besar, Muhammad S.H.I. M.Ag resmi dilantik sebagai Kepala Kantor Urusan (KUA) Mesjid Raya. Pelantikan dilakukan oleh Kepala Kantor Wilayah  Kementerian Agama (Kakanwil Kemenag) Provinsi Aceh, Drs. H. Azhari, M.Si, di Aula Kanwil Kemenag Aceh, Banda Aceh, Rabu, 2 September 2026, yang disaksikan Kakankemenag Aceh Besar, Saifuddin, S.E., dan Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kankemenag Aceh Besar, H. Khalid Wardana, M.Si.

Selama menjadi abdi sipil negara (ASN), Muhammad pernah bertugas sebagai PAI di Kecamatan Mesjid Raya sejak 2013 -2022. Kemudian PAI di Kecamatan Darussalam sejak 2022-2026. Kepala KUA termuda se-Aceh Besar ini pernah meraih Terbaik Satu Penyuluh Agama Islam Awards Provinsi Aceh 2024 dan Nominasi Penyuluh Agama Islam Awards Nasional 2024, dan dinobatkan sebaga ASN Agen Perubahan Kankemenag Aceh Besar 2024.

Kasi Bimas Islam, Khalid Wardana mengatakan Muhammad menjadi PAI perdana di Aceh Besar yang menduduki jabatan tambahan sebagai kepala KUA. Melihat rekam jejak dan prestasinya, ia sangat relevan mengemban amanah baru dalam upaya menata pengelolaan administrasi di KUA, serta mampu mewujudkan program unggulan Kemenag yang menjadikan KUA sebagai pusat peningkatan kesejahteraan ekonomi keluarga dan masyarakat.

“Harapannya, eksistensi penyuluh agama pada jabatan kepala KUA dapat mengahadirkan inovasi layanaan keagamaan bagi masyarakat sehingga keberadaan KUA makin berdampak,” katanya usai prosesi pelantikan. 



Ia menyebutkan terbukanya kesempatan bagi PAI untuk menduduki jabatan kepala KUA sebagai terobosan besar Kemenag sekaligus komitmen nyata menjadikan KUA sebagai instansi yang responsif terhadap persoalan masyarakat, apalagi penyuluh memiliki pengalaman langsung terlibat dalam masyarakat.

“Yang harus disadari bahwa Kemenag melihat penyuluh agama Islam sebagai ASN yang produktif, inovatif, dan eksis di masyarakat, sehingga secara regulasi memberikan ruang bagi mereka untuk mengabdi dengan tugas tambahan. Jadi kesempatan tersebut harus disambut secara baik dan amanah menjalankan tugas layanan keagamaan di KUA,” tegas Khalid Wardana. 

Pelantikan Muhammad sebagai kepala KUA Mesjid Raya bersamaan dengan pelantikan 19 kepala KUA lainnya se-Aceh Besar.*

SHARE :

0 facebook:

 
Top