Drummer Indonesia Gilang Ramadhan sedang menjawab pertanyaan dari penonton dalam couching clinic and seminar di open stage Taman Budaya Banda Aceh, Minggu (28/08). Kepala Dinas Pariwisata Aceh Reza Fahlevi menyebutkan Rapai International Festival merupakan salah satu upaya pemerintah Aceh dalam melestarikan nilai tradisi, khususnya musik etnik Aceh. Di samping itu, festival berskala internasional itu sekaligus meningkatkan kapasitas pelaku seni-budaya di Aceh. Reza menambahkan, festival rapai yang digelar sampai 30 Agustus mendatang diikuti seniman perkusi dari Indonesia, Thailand, Cina, Iran, Malaysia, dan Jepang ini adalah momentum yang tepat untuk memperkenalkan Aceh sebagai salah satu destinasi wisata halal di Indonesia bagi dunia. Selain itu, ada puluhan seniman dari Provinsi Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Kota Makassar, dan Surabaya.(tempo/red)

SHARE :
 
Top