ads1

Bupati Aceh Besar Ir Mawardi Ali menerima nama peserta KPM berbasis Masjid yang diserahkan Rektor UIN Ar-Raniry Prof Farid Wajdi Ibrahim MA, di Halaman Kantor Camat Kuta Baro, Senin (30/4/2018). Foto: Mariadi
LAMURIONLINE.COM | KUTA BARO - Sebanyak 596 mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh melakukan Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) berbasis masjid pada dua kecamatan di Kabupaten Aceh Besar, peserta KPM diantar oleh Rektor UIN Ar-Raniry, Prof Dr H Farid Wajdi Ibrahim MA dan diterima langsung Bupati Aceh Besar Ir Mawardi Ali, Senin (30/4/2018) di Halaman Kantor Camat Kuta Baro.
Bupati Aceh Besar, Mawardi Ali saat menerima mahasiswa UIN, mengatakan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Besar sangat serius dalam menegakkan syariat Islam, terkait dengan penerapan syariat, pihaknya telah mengeluarkan peraturan bupati, bahwa segala aktifitas harus dihentikan sejenak saat azan dan pada waktu pelaksanaan shalat berjamaah.
“Program KPM UIN Ar-Raniry ini sangat singkron dengan dengan program pemerintah Aceh Besar, khususnya dalam hal penerapan syariat Islam di Wilayah ini, Pemkab telah menyerukan kepada masyarakat agar menghentikan aktifitas selama proses shalat berjamaah berlangsung dan mengajak masyarakat untuk melaksanakan shalat secara berjamaah,” pungkasnya.
Bupati Mawardi berharap, kahadiran mahasiswa KPM dapat menambah suasana baru dan semangat bagi masyarakat agar hadir ke masjid atau meunasah untuk melaksanakan shalat, dengan manajemen dan program yang telah dipersiapkan akan menjadi salah satu daya tarik bagi masyarakat agar tergerak ke masjid.
Rektor UIN Ar-Raniry, Prof Dr Farid Wajdi Ibrahim MA mengatakan bahwa dalam proses pengabdian kepada masyarakat, setidaknya ada dua hal yang menjadi manfaat besar, pertama mahasiswa dapat belajar bermasyarakat secara langsung, sebaliknya masyarakat mendapat pengetahuan baru dari mahasiswa.
“Peserta KPM ini telah dibekali dengan berbagai disiplin ilmu, namun hanya sebatas teori. Sedangkan prakteknya lebih banyak pada masyarakat itu sendiri, oleh karena itu keberadaan mahasiswa bersama masyarakat dapat saling membantu dan mendukung sehingga mendapat manfaatnya,” tuturnya.
Dalam kesempatan itu, Rektor Prof Farid juga menyampaikan terima kasih kepada Bupati atas dukungannya dan akan menghibahkan 1.000 Hektar tanah untuk pembangunan kampus II UIN Ar-Raniry di kawasan Aceh Besar.
Sementara itu, Kepala Pusat Pengabdian Masyarakat (P2M) UIN Ar-Raniry, Drs M Jakfar Puteh MPd mengatakan bahwa KPM  kali ini mahasiswa akan melaksanakan program yang difokuskan pada masjid-masjid atau meunasah.
“KPM berbasis masjid ini dilaksanakan dengan tujuan untuk memakmurkan masjid serta pemberdayaan bagi masyarakat miskin, dan mereka lebih banyak melakukan aktifitasnya nanti di masjid atau meunasah,” ujarnya.
Jakfar menyebutkan, peserta KPM berjumlah 596 orang, ditempatkan pada dua kecamatan, yakni 297 orang di kecamatan Kuta Baro dan 299  di Ingin Jaya, mereka akan ditempatkan pada 20 gampong di masing-masing kecamatan.
“KPM berbasis Masjid ini akan berlangsung selama tiga bulan (30 April hingga 30 Juli 2018), program ini beda dengan KPM lain, di mana peserta tidak menginap di tempat pengabdian, namun tetap harus mencapai target,” kata Jakfar Puteh.
Proses penyerahan peserta KPM dilakukan di halaman kantor camat Kuta Baro, dari Rektor UIN menyerahkan kepada Bupati Aceh Besar, selanjutnya bupati menyerahkan kepada dua camat, dan selanjutnya diserahkan kepada masing-masing Keuchik. Turut hadir pada kegiatan itu, Setdakab Aceh Besar, Drs skandar MSi, Camat Kuta Baro Bustamam DH dan yang mewakili Camat Ingin Jaya. (Mariadi)
SHARE :
 
Top