Loading...

Kadis Sosial Kota Banda Aceh, Rizal Junaedi, SE didampingi TM Yyukri Kabid Rehsos, Direktur PKPM Aceh Dr Muslim Zainuddin MSI dan Perwakilan Unicef dr Tira Aswitama saat membuka selubung launching Sektariat PKSAI Kota Banda Aceh. dok. IST
LAMURIONLINE.COM I BANDA ACEH - Pemerintah Kota Banda Aceh terus berupaya mengembangkan inovasi dalam rangka mensejahterakan kehidupan anak.

Setelah beberapa waktu lalu launching gampong layak anak, kini kembali melaunching Pusat Kesejahteraan Sosial Anak Integratif (PKSAI).

Kegiatan launching langsung dilakukan Walikota Banda Aceh yang diwakili oleh Kepala Dinas Sosial Kota Banda Aceh, Rizal Junaedi SE.

Dalam sambutannya, Rizal menyampaikan, launching ini merupakan bentuk kepedulian kami terhadap isu-isu anak dan sebagai wujud perealisasian kesejahteraan sosial serta pemenuhan hak-hak anak. 

"PKSAI menjadi solusi yang cepat dan efisien dalam memberikan layanan kesejahteraan anak dengan mengintegrasikan berbagai layanan menjadi satu” ujarnya.

Kegiatan launching ini merupakan serangkaian kegiatan yang telah dilakukan oleh Pusat Kajian Pendidikan dan Masyarakat atas dukungan UNICEF di Aceh Barat dan Kota Lhokseumawe.


Direktur PKPM, Dr Muslim Zainuddin MSi menyampaikan launching ini merupakan lokasi pilot project yang ketiga setelah sebelumnya dilaksanakan di Aceh Barat dan Kota Lhokseumawe.

“Kita sangat mengapresiasikan dukungan dan komitmen Pemerintah Kota yang mendukung kegiatan ini, baik dalam bentuk regulasi maupun kebijakan terhadap program ini" ujar Muslim Zainuddin akademisi UIN Ar Raniry

Sementara Kepala UNICEF Perwakilan Aceh yang diwakili Dr Tira Aswitama dalam sambutannya menyampaikan segala permodelan dan inovasi yang dikembangkan Banda Aceh selalu menjadi contoh bagi daerah-daerah lain di Aceh. 

"Dukungan yang diberikan UNICEF pada tahun 2020 berupa penguatan kebijakan dan integrasi program dan penguatan kapasitas bagi stakeholder terkait" ujar Tira.

Tira menambahkan agar layanan yang diberikan menjadi integrasi dengan melibatkan berbagai sektor pemberi layanan.

Dalam kegiatan tersebut turut hadir Satuan Kerja Pemerintah Kota, UNICEF, PKPM, mewakili Keuchik Gampong, Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), MPU, praktisi anak dan LSM yang konsen di bidang perlindungan anak. (munawar/rel)
SHARE :
 
Top