LAMURIONLINE.COM I ACEH - Badan Komunikasi pemuda dan remaja masjid (BKPRMI) Aceh dan Baitul Mal Provinsi Aceh gelar Fokus Grup Discussion (FGD) Edukasi Zakat Dan Wakaf Produktif Berbasis kecamatan  di Aula gedung Aceh Training Center (ATC) Kecamatan Ingin Jaya, Kabupaten Aceh Besar. 

Sebanyak 30 (tiga puluh) orang peserta mengikuti Kegiatan Focus Group Discussion Edukasi Zakat dan Wakaf Produktif Berbasis Kecamatan dengan mengikuti protokol kesehatan yang telah ditentukan. 

Ustadz Muhammad Rizki, S.Pd.I selaku Ketua Panitia pelaksana memaparkan para peserta mewakili kecamatan masing-masing dari beberapa Kecamatan di Banda Aceh dan Kabupaten Aceh Besar. Kegiatan ini merupakan salah satu program kerja Dewan Pengurus Wilayah Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Ekonomi dan Koperasi - Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (DPW LPPEKOP - BKPRMI) Provinsi Aceh. 

"Keseluruhan rangkaian kegiatan acara merupakan anggaran yang difasilitasi oleh Badan Baitul Mal Aceh” ujar Ustad Rizki.

Kegiatan ini dibuka langsung oleh Dr Mulia Rahman, S.Pd.I, MA, Ketua Umum Dewan Pengurus Wilayah Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (DPW LPPEKOP - BKPRMI) Provinsi Aceh. Untuk yang pertama kalinya dalam kepemimpinannya di LPPEKOP melaksanakan kegiatan seminar dengan tema “OPTIMALISASI PERAN BAITUL MAL GAMPONG DALAM PENGELOLAAN ZAKAT DAN WAKAF PRODUKTIF”. 

Pada sambutannya ketua umum DPW LPPEKOP - BKPRMI Provinsi Aceh menyampaikan agar kegiatan ini dapat dilaksanakan di setiap Kabupaten Kota di Provinsi Aceh dengan harapan melalui seminar ini dapat mencerahkan, sehingga bisa dan mau mengelola Zakat dan Wakaf secara produktif.

Pada kesempatan ini pemateri yang merupakan Kepala Badan Baitul Mal Aceh Prof. Dr. Nazaruddin A. Wahid, MA menjelaskan secara detil tentang Sejarah Wakaf di Aceh, Sejarah Wakaf Baitul Ashi, Nazir Wakaf Baitul Ashi, Pengembangan Wakaf Baitul Ashi, Model Kerjasama Wakaf Baitul Ashi, Aset Wakaf Baitul Ashi, Aset Wakaf Aceh Lain di Saudi, Kondisi Wakaf di Aceh dan Potensi Pengembangan Badan Wakaf Jamaah Haji Aceh serta Target Optimalisasi Pengembangan Wakaf. 

Materi kedua dilanjutkan dengan Refleksi Gerakan Wakaf Baitul Ashi di kalangan generasi muda Aceh yang di sampaikan oleh Ust. Jamaluddin Affan Ashi yang merupakan penghubung Pemerintah Aceh dan Wazir Wakaf Baitul Asyi di Mekkah. Pemaparan terkait tentang zakat dari pengertian, jenis-jenis, Potensi, Pemberdayaan, serta penyaluran zakat dengan sangat jelas. Terkait hal tersebut, Jamaluddin menjelaskan tentang Program Zakat Badan Baitul Mal Aceh, Qanun Aceh tentang Baitul Mal, Susunan Organisasi Baitul Mal di Gampong, hingga Tugas, Fungsi dan wewenang Baitul Mal di Gampong.

Kegiatan Seminar dipandu Ustazah Mutia sebagai MC dan didampingi langsung oleh Direktur Wilayah LPPEKOP Ustadz Munardi Nazwar, SE yang juga sebagai moderator. Kedua sesi kegiatan seminar dan diskusi berjalan dengan lancar dan khidmad. Para peserta sangat tertarik mendengarkan penjelasan dari pemateri. Hal itu terlihat dari keseriusan peserta mengikuti kegiatan sampai dengan selesai, dilanjutkan sesi tanya jawab dari para peserta. Salah seorang peserta sekaligus Ketua Koperasi MUQ Pagar Air Ustadz Zulfikar mengaku tertarik dengan tema kegiatan dan pemateri pada kegiatan yang dilaksanakan oleh Panitia Pelaksana DPW LPPEKOP-BKPRMI Aceh. 



Selain itu peserta dari luar daerah juga dapat mengikuti kegiatan ini melalui Zoom Meeting. Peserta virtual ini berasal dari Kabupaten Aceh Timur, Bireun, dan kabupaten kota lain di provinsi Aceh, bahkan ada peserta dari Jakarta, Jambi serta provinsi lain. Untuk peserta yang bergabung melalui Zoom Meeting juga mendapatkan sertifikat dan materi lengkap berbentuk softcopy yang dishare langsung oleh Ketua Panitia Pelaksana. (tika/red)

SHARE :
 
Top