lamurionline.com -- Banda Aceh : Sebanyak 23 Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat di Aceh, menyatakan tetap patuh pada kepemimpinan hasil Kongres di bawah Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrat (DPP-PD) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Seluruh DPC secara bersama-sama menolak tegas upaya kelompok yang mewacanakan Kongres Luar Biasa (KLB).



Penegasan dan komitmen 23 DPC Partai Demokrat se-Aceh itu disampaikan pada Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Partai Demokrat Provinsi Aceh di Gedung DPD PD Aceh, Lueng Bata, Banda Aceh, Sabtu (20/2/2021).

Rakorda yang diikuti seluruh Ketua DPC PD se-Aceh dan Anggota DPRA, DPRK dan pengurus DPD PD Aceh dibuka oleh Wakil Ketua DPD Partai Demokrat Aceh, H Dalimi SEAk.

Dalimi dalam sambutannya, menerangkan Rakorda Partai Demokrat Se-Aceh bertujuan memperkuat silaturrahmi antar kader dan organisasi partai. Disampaikan juga bahwa DPC Partai Demokrat menolak upaya KLB yang sedang heboh di Jakarta.

“Kami dari Aceh menolak wacana kongres luar biasa dan tetap patuh pada hasil Kongres V PD yang memutuskan AHY sebagai ketua Umum,” kata Ketua DPD Partai Demokrat Aceh yang diwakili Wakil Ketua H Dalimi SEAk di hadapan 23 Ketua DPC Aceh, 10 Anggota DPR Aceh dan anggota DPRK Fraksi Partai Demokrat se-Aceh.



Pada Rakor yang berlangsung sehari itu, dilakukan vicom dengan Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP Partai Demokrat, Teuku Riefky Harsya.

Riefky yang juga Anggota DPR RI Dapil Aceh menyampaikan pesan Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang meminta semua kader Demokrat untuk terus membina rakyat dan UMKM di tengah pandemi ini.

Sekjen PD iru juga mengingatkan kader, terkait adanya Gerakan Pengambilalihan Kepemimpinan Partai Demokrat (GPK-PD) yang sedang melanda partai berlambang bintang mercy itu.

"Modus baru GPK PD sekarang adalah mereka mencari nama pengurus yang SKnya sudah divalidasi di setiap tingkatan diajak dan dijanjikan sebagai ketua DPC atau mewakili DPC," katanya.

Sekjen juga menegaskan, bahwa Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat tidak akan pernah terjadi sekarang sesuai AD/ART.

KLB baru bisa dilakukan apabila, pertama jika diinginkan oleh majelis tinggi partai yaitu Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan kedua jika 2/3 DPD dan 1/2 DPC yang meminta KLB serta disetujui oleh mejelis tinggi partai.

"Ketum meminta semua kita tetap waspada dan antisipasi dari berbagai kemungkinan yang terus dilakukan untuk KLB Partai Demokrat," pesan Riefky yang merupakan putra Aceh dan anggota DPR RI ini.

Pada rapat Koordinasi Partai Demokrat Aceh juga menampilkan hastag #TOLAKKLB serta Loyal dan Setia untuk AHY. Kegiatan Rakorda PD itu digelar sesuai dengan protokol kesehatan.(Cek Man/Ril)

SHARE :
 
Top