LAMURIONLINE.COM I ACEH BESAR – Penyuluh Perikanan Bantu (PPB) Kabupaten Aceh Besar bersama tim Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Aceh mengunjungi kelompok pemasar dan pengolahan hasil perikanan (Poklahsar) di Lhokseudu Kecamatan Leupung, Aceh Besar. Jum’at (11/06) 

Kunjungan tim disambut Panglima Laot Lhokseudu bersama anggota rombongan yang terdiri Kepala Seksi Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan DKP Aceh, Cut Sri Haswirna, Penyuluh Perikanan Bantu (PPB), Inayatsyah MSi dan Zainal Sumardi MSi sekaligus melihat fasilitas yang ada di Tempat Pendaratan Ikan (TPI) pelabuhan tersebut sambil berbincang akrab. Kemudian rombongan menghadiri pertemuan rutin yang dilaksanakan kelompok Poklahsar di balai nelayan setempat. 


Cut Sri Haswirna pada kesempatan itu menyampaikan banyak hal kepada pelaku usaha diantaranya terkait legalisasi kelompok usaha perikanan, pendataan Kartu Kusuka pada One Data KKP, dan pendaftaran Korporasi bagi kelompok usaha dan kelompok pelaku usaha perikanan agar dapat mengikuti event tingkat daerah dan nasional yang dilaksanakan setiap tahun.

Lebih lanjut Cut Sri Haswirna mengutarakan DKP Aceh beserta penyuluh perikanan siap membina kelompok Poklahsar dengan memanfaatkan bantuan pemerintah yang telah disalurkan selama ini, seperti frezer dan fasilitas cool storage yang ada di TPI Lhoksedu Kecamatan Leupung Kab Aceh Besar.

“Kami meminta kepada pemerintah untuk lebih meperhatikan pelaku usaha perikanan lhkseudu yang belum bangkit seperti bantuan modal usaha, fasilitas pendukung lainnya”, tutur Panglima Laot Lhokseudu dalam pertemuan rutin yang diinisiasi oleh Lembaga NGO WildLife Conservation Society (WCS) Indonesia.[armaidi/rel]*

SHARE :
 
Top