LAMURIONLINE.COM I ACEH BESAR - Taman Pendidikan Qur'an Dan Madrasah Diniyah Takmiliyah Awwaliyah Al Makmur Sibreh Aceh Besar, Minggu (4/7) menggelar acara Tasyakkur angkatan ke 23 dan wisuda angkatan ke 15. Acara yang dilaksanakan pada komplek Mesjid Besar Baitul Makmur Sibreh ini berjalan dengan khidmat dan lancar.

Direktur TPQ-MDTA Al Makmur Sibreh, Baihaqi SPd MSi NLP mengatakan bahwa terdapat 15 santri yang diwisudakan serta 30 santri yang ditasyakurkan pada hari ini. Sebagai bentuk wujud rasa syukur kepada Allah Swt, acara hari ini juga turut dibarengi dengan peluncuran Program Orang Tua Asuh untuk santri yatim, piatu, fakir dan berkebutuhan khusus.

Menurutnya, Program Orang Tua Asuh merupakan program yang lahir sebagai bentuk dukungan dari masyarakat dan wali santri. 

"Jadi nanti sistimnya adalah bagaimana yang mampu membiayai yang belum mampu. Untuk tahap pertama, ada 14 anak yang berasal dari kategori yatim,piatu,fakir dan berkebutuhan khusus yang mereka kita bebaskan seluruh biaya pendidikan selama 1 tahun dengan catatan mereka harus menjadi rangking 10 besar di kelasnya, dan biaya pendidikan mereka ditanggung oleh Hamba Allah yang telah bersedia menjadi orang tua asuh di lembaga ini" tuturnya.

Sementara itu, Imuem Chiek Mesjid Besar Baitul Makmur Sibreh, Tgk H Faisal M Ali turut memberikan apresiasi yang sebesar-besarnya terhadap program mulia ini.

"Kita berharap ke depan akan lebih banyak lagi yang bersedia menjadi orang tua asuh sehingga akses pendidikan dasar keagamaan tidak menjadi kendala untuk para anak yatim,piatu,fakir dan berkebutuhan khusus" ungkap Tgk.H.Faisal M.Ali yang juga sebagai Plt. Ketua MPU Aceh.

Amatan di lapangan, prosesi dan wisuda berjalan dengan penerapan protokol kesehatan. Mereka juga turut dipeusijuek sebelum upacara tasyakkur dan wisuda dimulai. Turut hadir pada acara tersebut Muspika Kecamatan Sukamakmur, para wali santri, perwakilan Kemenag Aceh Besar serta tokoh masyarakat. (rel)

SHARE :
 
Top