Kepala SMA Negeri 15 Adidarma Banda Aceh, Zulfikar, SE MSi (peci) memantau pelaksanaan vaksinasi Covid19 untuk para siswanya di aula sekolah tersebut Jalan Pelangi No.23, Gampong Mulia, Kecamatan Kuta Alam, Banda Aceh, Senin (20/09/2021).

LAMURIONLINE.COM I BANDA ACEH - Keluarga Besar SMA Negeri 15 Adidarma Banda Aceh menggelar vaksinasi Covid19 tahap 1 untuk para siswanya di aula sekolah tersebut Jalan Pelangi No.23, Gampong Mulia, Kecamatan Kuta Alam, Banda Aceh, Senin (20/09).  

Hadir dalam kegiatan tersebut Tim Gugus Tugas Covid 19 Kecamatan Kuta Alam, yaitu Camat Kuta Alam, Reza Kamilin, S.STP, Danramil 13 Kuta Alam, Mayor Inf Mutrisno dan Kapolsek Kuta Alam, Iptu Muchtar Chalis, SpdI.

Kepala SMA Negeri 15 Adidarma Banda Aceh, Zulfikar, SE M.Si mengatakan pelaksanaan vaksin tersebut terlaksana berkat kerjasama Forkopimda Kecamatan Kuta Alam bersama Rumah Sakit (RS) Kesdam IM Banda Aceh.

Tim medis dari RS Kesdam IM dipimpin oleh Drg. Wahyu Fajar Dwinanto, MM yang didampingi oleh beberapa perawat dan anggota TNI.

“Alhamdulillah, pelaksanaan vaksinasi berjalan lancar. Untuk tahap pertama ini sebanyak 31 warga sekolah sudah divaksin yaitu 29 siswa, sesuai dengan persetujuan dari orang tua/wali siswa, 2 orang guru dan penjaga sekolah 1 orang,” kata Zulfikar. 

Zulfikar juga mengucapkan banyak terima kasih dan mengapresisasi dukungan dari semua pihak termasuk orang tua siswa atas terlaksananya vaksinasi tersebut. 

“Hari ini sekolah telah memfasilitasi pelaksanaan vaksinasi bagi warga sekolah. Adapun bagi siswa yang belum silahkan melakukan vaksinasi secara mandiri dengan didampingi oleh orang tua masing-masing. Jika ada siswa yang tidak boleh/tidak mau di vaksin agar dapat membuat surat pernyataan disertakan alasan yang jelas,” kata Zulfikar.

Ia menambahkan vaksinasi tersebut sebagai sebuah usaha dan ikhtiar untuk mendukung proses pembelajaran tatap muka (PTT) di masa sekarang. Saat ini banyak diantara orang tua/masyarakat yang mengharapkan sekolah agar segera melakukan belajar tatap muka. Sehingga tidak tertinggal pelajaran yang di berikan guru di sekolah, mengingat belajar dalam jaringan (daring) masih ada kendalanya.

“Kita berharap sampai dengan tanggal 30 September 2021, semua warga sekolah telah divaksinasi. Dengan demikian pembelajaran dengan tatp muka pun dapat segera dilaksanakan. Semoga usaha kita bersama ini dimudahkan,” pungkas Zulfikar. (murdani/rel)

SHARE :
 
Top