LAMURIONLINE.COM I BANDA ACEH – Barisan Muda Inspirasi Keluarga Anti Narkoba (BM – IKAN) bersama Mahasiswa Praktikum Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam (Prodi PEMAS islam) Fakultas Dakwah dan Komunikasi, Universitas Islam Negeri Ar-Raniry mengadakan  Sosialisasi Bahaya Penyalahgunaan Narkoba, Rabu (27/10). Acara berlangsung di Yayasan Islam Media Kasih tepatnya di Panti Putra yang beralamat di Jl. Twk Abdul Aziz, Merduati, Kecamatan Kuta Raja, Kota Banda Aceh. 

Sosialisasi ini mengusung tema “Stay Away From Drugs” yang dimoderatori oleh Assyifa Mardhatillah selaku Mahasiswa Praktikum Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam dan dihadiri oleh remaja putra Panti Asuhan Islam Media Kasih, Syauqi Fadhlil Khaliq SPd  selaku ketua BM-IKAN.

Syauqi mengatakan, kegiatan sosialisasi ini  dinilai sangat penting guna mengedukasi remaja terkait jenis narkoba, bahaya penyalahgunaan narkoba, dampaknya bagi kesehatan fisik, mental maupun lingkungan sosial serta sanksi pidana bagi yang menyalahgunaan narkoba. Mengingat para remaja termasuk kalangan yang paling rentan terjerumus kedalam penyalahgunaan narkoba.   

Kelompok mahasiswa praktikum prodi Pengembangan Masyarakat Islam mengatakan tujuan sosialisasi ini diadakan untuk manjauhkan para remaja putra Panti Asuhan Islam Media Kasih dari bahaya narkoba, juga sebagai bentuk tindakan pencegahan awal bagi remaja.

Pada kesempatan yang sama, salah seorang Pengurus BM-IKAN, Humaira Armi SSi selaku narasumber menyampaikan, saat ini Indonesia berada dalam kondisi Darurat Narkoba yaitu negara dengan tingkat kerawanan tinggi terkait penyalahgunaan dan pengedaraan gelap narkoba yang harus segera ditangani secara intensif dan serius.

“Kalian tau ga sekarang negara kita ini sedang berada dalam kondisi darurat narkoba” kata Humaira di depan para remaja putra tersebut.

Gadis kelahiran 1997 itu juga menjelaskan singkatan dari narkoba yaitu narkotika, psikotropika dan bahan adiktif berbahaya lainnya. Istilah lain yang diperkenalkan khususnya oleh Kementrian Kesehatan Repulik Indonesia adalah Napza yang juga merupakan akronim dari istilah narkoba.


Kemudian Humaira melanjutkan pemaparannya mengenai jenis-jenis dan efek yang ditimbulkan dari pemakaian bahan tersebut, faktor penyebab mengapa seseorang menggunakan narkoba, juga sanksi menurut undang-undang bagi sesiapa yang menyalahgunakannya.

Setelah pemaparan materi, moderator juga menyambung interaksi antara narasumber dan peserta sosialisasi dengan mengadakan sesi tanya jawab yang ditanggapi serius oleh para remaja putra Panti Asuhan Islam Media Kasih.

"Jadi jangan pernah coba-coba mendekat ke dunia obat-obatan terlarang tersebut, jangan sampai kita mati sia-sia, cobalah untuk lebih fokus pada 3 amalan jariah yang tak akan terputus pahalanya sampai kita mati” tutupnya.

Dengan selesainya pemutaran video edukasi dipenghujung acara yang disaksikan beramai-ramai oleh para remaja dan panitia, maka moderator pun menutup acara dengan menyimpulkan pemaparan dari pemateri dan memberikan sedikit closing statements. 

“Jangan pernah tergiur dengan kenikmatan yang sesaat karena hal tersebut juga yang akan menghancurkan segalanya, narkoba tak hanya merusak diri sendiri namun juga lingkungan sekitarmu” ujar Moderator kegiatan.

Acara berlangsung sesuai rencana, diakhir acara juga diadakan sesi foto bersama dan penyerahan piagam penghargaan.

Diharapkan dengan adanya sosialisasi ini mampu memberi manfaat dan menambah pengetahuan akan bahayanya penyalahgunaan narkoba bagi remaja putra Panti Asuhan Islam Media Kasih, para remaja bisa dengan bijak menghindari penyalahgunaan barang haram tersebut dan melahirkan generasi muda yang lebih sehat untuk bangsa ini. (zulfitra/rel)

SHARE :
 
Top