PENGUKUHAN PENGURUS DWP - Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Aceh Besar Ny Sri Wahyuna Sulaimi mengukuhkan ketua dan pengurus DWP unit Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam Kabupaten Aceh Besar masa bhakti tahun 2019-2024 di Aula Gedung SKB Kota Jantho, Jumat (18/2/2022). FOTO-BAGIAN PROKOPIM SETDAKAB ACEH BESAR

lamurionline.com -- Kota Jantho : Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Aceh Besar Sri Wahyuna Sulaimi mengukuhkan ketua dan pengurus Darma Wanita Persatuan (DWP) unit Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam Kabupaten Aceh Besar masa bhakti tahun 2019-2024 di Aula Gedung SKB Kota Jantho, Jumat (18/2/2022).

Dalam sambutannya, Ketua DWP Kabupaten Aceh Besar Sri Wahyuna Sulaimi mengatakan, Organisasi Dharma Wanita pertama kali dibentuk pada tanggal 5 Agustus 1974, pada masa pemerintahan Orde Baru. Organisasi ini awalnya dibentuk oleh Ketua Dewan Pembina KORPRI pada saat itu, Amir Machmud. Pada saat itu, Dharma Wanita beranggotakan para istri Pegawai Negeri Sipil, anggota ABRI yang dikaryakan dan pegawai BUMN.



“Pada saat dibentuk, Dharma Wanita juga memiliki visi-misi yaitu mendukung tugas suami sebagai aparatur negara dan abdi masyarakat yang membaktikan hidupnya bagi negara dan bangsa,” katanya.

Lalu pada era Reformasi tahun 1998, organisasi ini melakukan perubahan dasar. Dharma Wanita kemudian bertransformasi menjadi organisasi sosial kemasyarakatan yang netral dari politik, independen, dan demokrasi. Karena itulah, nama Dharma Wanita pun berubah menjadi Dharma Wanita Persatuan. 

Penambahan kata “Persatuan” ini disesuaikan dengan nama Kabinet Persatuan Nasional di bawah kepemimpinan Presiden Abdurrahman Wahid. Tak hanya penambahan kata “Persatuan” saja, Dharma Wanita juga berubah menjadi organisasi yang mandiri dan demokrasi.

Ia menjelaskan, organisasi Dharma Wanita menjadi organisasi istri Pegawai Negeri Sipil yang memiliki peran strategis untuk meningkatkan peran perempuan terutama dalam melakukan pengawasan dan pembinaan pola asuh serta tumbuh kembang anak. Hal itu dilakukan, agar generasi penerus bangsa dapat terhindar dari hal-hal bersifat negatif. 

Tugas Pokok Dharma Wanita Persatuan adalah membina anggota dalam memperkukuh rasa persatuan dan kesatuan, meningkatkan kemampuan, dan pengetahuan, menjalin hubungan kerjasama dengan berbagai pihak serta meningkatkan kepedulian. Juga bertugas melakukan pembinaan mental dan spiritual anggota agar menjadi manusia yang bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berkepribadian, serta berbudi pekerti luhur.

“Saya berharap, ketua dan seluruh pengurus DWP dapat bekerja secara baik, berdedikasi, dan selalu turut serta dalam mendukung pembangunan daerah,” ungkapnya. (Cek Man)

SHARE :
 
Top