Kacabdin wilayah Kota Banda Aceh dan Kabupaten Aceh Besar, Syarwan Joni, S.pd M.Pd, melantik pengurus MKKS SMA masa bakti 2022-2025, Kamis (8/9/2022) bertempat di Hotel SMK Negeri 3 Lhong Raya Banda Aceh

LAMURIONLINE.COM I BANDA ACEH - Pengurus Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA Banda Aceh masa bakti 2022-2025 dengan Ketua Terpilih Zulfikar SE MSi, resmi di lantik oleh Kepala Cabang Dinas Pendidikan {Kacabdin) wilayah Kota Banda Aceh dan Kabupaten Aceh Besar, Syarwan Joni, S.pd M.Pd, Kamis (8/9) di Hotel SMK Negeri 3 Lhong Raya Banda Aceh.

Acara Pelantikan ini turut di hadiri oleh Walikota Banda Aceh, Bakri Siddiq, SE MSi, Pejabat Disdik Aceh, MPA Aceh, Ketua MKKS Aceh, anggota Komisi IV DPRK Banda Aceh, MPD Kita Banda Aceh, Kadisdikbud Kota Banda Aceh, Unsur Pengawas dan undangan lainnya.


Dalam sambutannya Zulfikar mengatakan keberadaan MKKS sangatlah berarti bagi dunia pendidikan. Di wadah tersebut berkumpul semua kepala sekolah untuk mengembangkan kompetensi meliputi manajerial, supervisi dan kewirausahaan. 

Dengan demikian akan melahirkan program-program untuk peningkatan mutu Pendidikan Aceh yang lebih baik  wabil khusus Pendidikan Kota Banda Aceh.

“Di samping itu kehadiran MKKS tidak hanya memberikan kontribusi bagi kepala sekolah saja. Akan tetapi juga untuk peserta didik melalui program rohis dan pembinaan motivasi khususnya bagi siswa kelas XII dalam usaha menuai sukses masuk perguruan tinggi,” kata Zulfikar.

Kacabdin Banda Aceh dan Aceh Besar, Syarwan Joni mengatakan walau SMA berada di bawah nauangan propinsi namun tetap bersinergi dengan Walikota Banda Aceh, Disdikbud Banda Aceh, MPD Banda Aceh bersama DPRK. 

“Selain itu juga dalam menata dan membantu pendidikan di Kota Banda Aceh karena SMA juga berada dalam wilayah Kota Banda Aceh. Sinergisitas harus kita lakukan untuk menjadikan Banda Aceh sebagai role model dalam pendidikan,” kata Syarwan.


Sementara itu dalam sambutannya Walikota Banda Aceh, Bakri Siddiq menyampaikan bahwa Kota Banda Aceh melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan terus membangun moralitas dan karakter serta pererapan akhlak mulia yaitu melalui program Diniyah. 

“kita berharap di tangan guru dan pendidik, putra putri Aceh bisa lebih takzim dan hormat kepada guru, mengingat sekarang karakter takzim kepada guru yang sudah mulai memudar,” kata Bakri.

Ia menambahkan saat ini di Banda Aceh sudah dikeluarkan edaran pemberhentian semua aktivitas saat azan dhuhur berkumandang dan untuk shalat berjamaah perlu ditegakkan bersama.

“Kami mengucapkan selamat kepada Pengurus MKKS SMA yang sudah dilantik semoga dapat membawa perubahan pendidikan yang lebih baik di kota Banda Aceh,” pungkasnya. (mur/rel)

SHARE :

0 facebook:

Post a Comment

 
Top