lamurionline.com -- Aceh Besar - Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Besar menggelar musyawarah penting dalam rangka pembentukan pengurus Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI) cabang Aceh Besar. Acara ini berlangsung meriah dan penuh semangat di Kantor Urusan Agama Kecamatan Darul Imarah, dihadiri oleh seluruh Penyuluh PNS, Non PNS, dan Penyuluh P3K. Kamis, 12 Oktober 2023.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Besar, H. Salman Arifin, dalam sambutannya memberikan pesan penting kepada seluruh Penyuluh yang hadir. Beliau memotivasi mereka untuk memberikan yang terbaik dalam memberikan penyuluhan agama kepada masyarakat. Ia menegaskan pentingnya keberadaan Penyuluh yang efektif dan tidak boleh hanya berjalan formalitas semata. Kepala Kantor Kementerian Agama ini juga menegaskan bahwa kinerja para Penyuluh akan menjadi pertimbangan dalam usulan pangkat dan lainnya, dan akan selalu memantau keberadaan mereka di lapangan.

Selain itu, Kepala Seksi Bimas Islam, H. Akhyar, dalam laporannya menjelaskan bahwa terdapat 233 Penyuluh di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Besar. Mereka terdiri dari 30 Penyuluh PNS, 135 Penyuluh non PNS, dan 58 orang Penyuluh P3K yang baru-baru ini lulus. Kasi Bimas juga mengumumkan bahwa untuk tahun 2023, Bimas Islam akan menyusun "Bimas Islam dalam Angka," dan mengajak seluruh Penyuluh untuk mengirim data mengenai binaan atau objek yang akan dimasukkan dalam buku tersebut.


Musyawarah tersebut juga mencapai kesepakatan penting mengenai pengurus IPARI Aceh Besar. Dalam suasana yang demokratis, terpilihlah formatur yang selanjutnya melakukan musyawarah dan menentukan pengurus IPARI Aceh Besar. Tgk Hasanuddin, Penyuluh PNS Kecamatan Darul Imarah, terpilih sebagai Ketua, sementara Tgk Zulzilmi menjadi Sekretaris dan Nuraini sebagai Bendahara. Mereka diberi waktu satu minggu untuk menyusun susunan kepengurusan secara lengkap.

Ketua terpilih, Tgk Hasanuddin, menyatakan komitmennya untuk merangkul semua Penyuluh, tanpa membedakan status PNS, Non PNS, atau P3K. Dia juga menekankan pentingnya bersinergi dengan Kelompok Penyuluh (Pokja luh) yang telah ada, serta dengan Bimas Islam para Kepala Urusan Agama (KUA) Kecamatan, untuk menjadikan kegiatan penyuluhan di Aceh Besar lebih bermanfaat bagi masyarakat. Rencananya, pengukuhan pengurus IPARI Aceh Besar akan segera dilaksanakan dalam perayaan Maulidur Rasul.

Selamat dan sukses untuk IPARI Aceh Besar dalam membawa manfaat agama kepada masyarakat di wilayah ini. Semoga kinerja para Penyuluh semakin baik dan terus memberikan kontribusi positif bagi komunitas.(Cek Man/*)

SHARE :

0 facebook:

Post a Comment

 
Top