*Petani Diimbau Jangan Terlalu Gegabah Menjual Hasil Panen Keluar Daerah 

lamurionline.com -- KOTA JANTHO - Penjabat (Pj) Bupati Aceh Besar Muhammad Iswanto SSTP MM didampingi Kepala Dinas Pertanian Jakfar SP MSi,  melakukan Panen Raya Padi Sawah MT Gadu Tahun 2023, di Gampong Lamtamot, Kecamatan Lembah Seulawah, Aceh Besar, Jumat (03/11/2023). 

Pada kesempatan tersebut, Muhammad Iswanto mengatakan, panen raya padi sawah MT gadu tahun 2023, tentunya sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani.

"Kita patut bersyukur, karena petani bersama Kelompok Tani di Gampong Lamtamot Kecamatan Lembah Seulawah, hari ini telah berhasil mengolah serta menggarap lahan pertanian padi hingga panen," katanya 

Keberhasilan ini perlu didukung serta diberikan apresiasi, karena petani secara tidak langsung telah berkonstribusi secara nyata dalam peningkatan produksi dan produktivitas areal pangan, khususnya budidaya padi.

"Sungguh ini merupakan keberhasilan yang membanggakan bagi kita semua, dalam kondisi kekeringan akibat dampak elnino. Tetapi, para petani tetap semangat dalam hal meningkatkn produktivitas sekaligus melakukan ekspansi areal tanam padinya, sehingga hasil panen bertambah," ujar Iswanto. 

Adapun perkiraan luas tanam dan panen padi MT Gadu Tahun 2023 ini adalah 8460,26 Ha dan saat ini semua lahan sawah yang ditanami telah memasuki masa panen termasuk di Kecamatan Lembah Seulawah. "Kita akan melakukan panen raya pada area seluas 70 Hektar, dengan perkiraan produksi 8 per hektar dan sampai saat ini belum ada kendala yang berarti pada musim tanam gadu," sebut Iswanto.

Ia menyebutkan, Pemkab Aceh Besar akan selalu mendorong agar petani bisa terus beraktivitas. Karena petani sebagai mitra pemerintah yang perlu mendapat sentuhan stimulus guna merangsang produktifitas dalam meningkatkan sektor pertanian. "Pemkab Aceh Besar telah berupaya dengan berbagai cara dalam meningkatkan produksi dan kesejahteraan petani, salah satunya dengan mengupayakan penambahan kuota pupuk subsidi dan penyediaan sarana alsintan bagi para kelompok tani," tuturnya. 

Muhammad Iswanto mengungkapkan, mengenai harga beras untuk wilayah Kabupaten Aceh Besar sudah mulai turun, dikarenakan ada beberapa Kecamatan sudah mulai melaksanakan panen raya. 

"Kami sangat berharap, padi hasil panen ini jangan terlalu cepat keluar dan tadi kami sudah melakukan koordinasi dengan Dinas Pangan, Dinas Pertanian, HKTI dan penyuluh, untuk menyiapkan langkah-langkah strategis, supaya hasil panen tidak keluar dari Aceh Besar," paparnya. 

Ia menambahkan, mengenai kenaikan harga beras, pada bulan September Pemerintah Kabupaten Aceh Besar telah mendistribusikan bantuan cadangan beras kepada 36,670 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di 23 Kecamatan. "Bantuan tersebut, merupakan salah satu upaya pemerintah untuk mengontrol kenaikan harga beras di wilayah Aceh Besar dan itu terus kita lakukan," ungkapnya 

Disamping itu, Kadis Pertanian Aceh Besar Jakfar SP MSi mengungkapkan pada tahun 2023 Aceh Besar melaksanakan panen raya sekitar 13.000 Hektar diseluruh Aceh Besar dengan luas lahan 21,000 Hektar. "Hari ini, kita melakukan panen raya di Lamtamot dengan luas sekitar 72 Hektar dan mudah-mudahan dengan adanya panen gadu, semoga harga gabah maupun beras bisa stabil kembali," ujarnya 

Jakfar menyatakan, mengenai penyedian stok beras untuk Aceh Besar sampai saat ini masih mencukupi, bahkan surplus. Selain itu, pemerintah juga harus membeli gabah dari petani dengan harga yang tidak merugikan petani tersebut.

"Untuk itu para petani tolong jangan gegabah untuk menjual padi ke luar daerah. Seperti yang terjadi selama ini, biarpun elnino tapi di Aceh Besar tidak begitu berdampak, biarpun seperti itu kami mengharapkan kepada petani untuk tidak menjual hasil panennya," pungkas Jakfar. 

Di akhir kegiatan Pj Bupati Aceh Besar Muhammad Iswanto menyerahkan bantuan secara simbolis kepada petani di Gampong Lamtamot. Adapun bantuan tersebut berupa bibit jagung, handsprayer dan pestisida. 

Turut hadir Anggota DPRK, Wakapolres Aceh Besar, Asisten II Perekonomian dan Pembangunan, Para Kepala OPD terkait, Kepala BMKG Aceh, Ketua KTNA Aceh Besar, Camat Lembah Seulawah,Kapolsek Lembah Seulawah,Danramil Lembah Seulawah,Koordinator Balai Penyuluhan Pertanian se-Kabupaten Aceh Besar,Koordinator POPT Kabupaten Aceh Besar,Imum Mukim dalam Kecamatan Lembah Seulawah,Ketua KTNA Kecamatan Lembah Seulawah, Keuchik dan Tokoh Masyarakat Lamtamot. (Cek Man/*)


SHARE :

0 facebook:

Post a Comment

 
Top