Mursyidan, seorang tokoh muda yang telah memberikan kontribusi besar dalam pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di Aceh, Khususnya Aceh Besar, kembali menorehkan jejak prestasinya sebagai Korprov TPP P3MD Aceh tahun 2023 hingga sekarang. Dengan pengalaman yang luas dan dedikasi yang tinggi, Mursyidan telah menjadi sosok penting di tingkat provinsi terutama bidang pemberdayaan.

Mursyidan tidak hanya memegang posisi sebagai Korprov TPP P3MD Aceh pada tahun 2023, tetapi sebelumnya juga telah menjabat sebagai TAPM P3MD Aceh untuk periode tahun 2021-2022, serta Ta. Pel P3MD Aceh pada tahun 2020. Dalam sistem kerjanya, banyak program dan proyek pembangunan yang berhasil diimplementasikan, membawa dampak positif bagi masyarakat Aceh.

Sebelum terlibat di provinsi, Mursyidan memiliki pengalaman yang cukup panjang di tingkat lokal. Pada periode 2017-2019, ia memberikan kontribusi signifikan dalam pengelolaan pembangunan di tingkat kabupaten. Sebagai seorang yang memiliki kecakapan manajerial, Mursyidan berhasil menjalankan tugasnya dengan baik.

Sejak tahun 2013 hingga 2017, Mursyidan juga pernah memimpin Gampong Weubada sebagai Keuchik aktif hingga namanya dilakap dengan Keuchik Mursyidan. Di bawah kepemimpinannya, Gampong Weubada mulai berkembang di berbagai sektor, menciptakan lingkungan yang lebih baik bagi penduduk setempat. Mursyidan juga dikenal supel dan ramah dengan semua orang. 

Sebelum terjun ke ranah pemerintahan, Mursyidan juga memiliki pengalaman dalam organisasi kemasyarakatan dan pemberdayaan masyarakat. Pada tahun 2016, ia menjadi Pendamping Desa Pemberdayaan (PDP) dan pada tahun 2015 menjadi Tenaga Fasilitator Lapangan (TFL) Program TPS 3R Kementerian PUPR.

Pengalaman Mursyidan di sektor swasta juga patut diperhitungkan. Pada tahun 2012 hingga 2013, ia menangani bidang administrasi keuangan di PT Pelita Nusa Perkasa Blang Pidie. Dedikasinya dalam bidang keuangan memberikan kontribusi positif terhadap kelancaran operasional perusahaan.



Sejak awal kariernya, Mursyidan telah terlibat dalam berbagai proyek pembangunan. Pada tahun 2009 hingga 2011, ia menjadi Asisten Fasilitator Kecamatan (AFK) PNPM-BKPG, membantu implementasi program-program pembangunan di tingkat kecamatan. Sebelumnya, pada periode 2005-2009, Mursyidan juga pernah menjadi Community Facilitator di Care International Indonesia, sebuah lembaga nirlaba yang fokus pada pembangunan masyarakat.

Selama tahun-tahun perkuliahan, Mursyidan juga aktif di organisasi kemahasiswaan sebagai Ketua Ikatan Mahasiswa Pemuda dan Pelajar Montasik (IMPELMONT) dari tahun 2000 hingga 2003. Pada tahun 2009, ia juga terlibat dalam Panitia Pemilihan Kecamatan, menunjukkan keterlibatannya dalam proses demokrasi sejak awal.

Melalui perjalanan kariernya yang begitu beragam, Mursyidan telah membuktikan dirinya sebagai seorang pemimpin yang visioner dan berdedikasi dalam memajukan masyarakat Aceh. Dengan pengalamannya yang kaya, Mursyidan terus menjadi sosok yang sangat diandalkan dalam mengemban tugas-tugas pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di provinsi ini. Maka dari berbagai pengalaman itu, sudah sepantasnya sosok Mursyidan ikut berpartisipasi pada Pemilu Legislatif 2024 sebagai Caleg DPRK Aceh Besar Dapil 4 dengan Nomor Urut 1. Semoga !

SHARE :

0 facebook:

Post a Comment

 
Top