LAMURIONLINE.COM | ACEH BESAR
- Badan Kemakmuran Masjid (BKM) Al Hidayah Meusara Agung secara resmi melantik jajaran Panitia Ramadhan pada Rabu malam, 21 Januari 2026 bertepatan 2 Sya’ban 1447 H. Acara ini dalam rangka menyongsong bulan suci Ramadhan 1447 H. Menariknya, struktur kepanitiaan tahun ini kembali didominasi oleh deretan anak muda dari generasi Z.

Prosesi pelantikan yang berlangsung khidmat setelah shalat Isya tersebut dihadiri Kepala Dusun Meusara Agung, Imam Chiek, para Kepala Lorong, pengurus BKM, serta jamaah masjid. 

Adapun struktur inti yang dilantik, Ketua Rivad Pratama Aprianto, Wakil Ketua M Samsul Pahri, Sekretaris M Fajli Alfauza, serta Bendahara Ataya Nafa.

Dalam sambutannya, Ketua BKM Al Hidayah Meusara Agung, Ustadz Ir Faizal Adriansyah Msi mengapresiasi para remaja yang bersedia mengambil tanggung jawab besar ini. 

Ia menekankan, keterlibatan Gen Z dalam kepanitiaan adalah tradisi turun-temurun di Dusun Meusara Agung sebagai bentuk kaderisasi.

"Melalui panitia Ramadhan, adik-adik remaja berlatih memimpin, berdiskusi, dan melahirkan gagasan kreatif. Ini bekal berharga untuk mereka di masyarakat kelak. Buktinya, banyak alumni panitia masjid ini yang kini sukses di dunia pemerintahan, politik, maupun wiraswasta," ujar Ustadz Faizal. 

Ia juga mengingatkan pentingnya menyambut Ramadhan dengan rasa syukur, seraya mengutip hadis Rasulullah saw: “Siapa yang bergembira dengan masuknya bulan Ramadhan, Allah akan mengharamkan jasadnya dari api neraka.”

Selain pelantikan, acara ini juga diisi dengan pembekalan oleh Ustadz Rustandi Kamaruddin (Abah Rustandi) dan pengarahan dari Kepala Dusun Meusara Agung, Syaf Hidayat ST.


Dalam arahannya, Kepala Dusun Syaf Hidayat menekankan, tugas utama panitia memastikan kenyamanan jamaah dalam beribadah. Persiapan fisik maupun teknis harus dimatangkan sejak dini agar rangkaian ibadah selama satu bulan penuh dapat berjalan lancar.

Ustaz Faizal menjelaskan, Masjid Al Hidayah telah menyiapkan sederet program unggulan untuk memuliakan bulan suci, di antaranya, ibadah utama berupa shalat tarawih dan qiyamul lail (10 malam terakhir) bersama Imam Hafiz Al-Quran.

Berikutnya, edukasi dan dakwah: ceramah rutin ba'da Isya dan shubuh, serta tadarus Al-Quran. Kegiatan sosial dalam bentuk santunan anak yatim dan penyediaan hidangan buka puasa (ifthar).

“Program lainnya, lomba dan peringatan, aneka lomba islami untuk anak-anak dan peringatan Nuzulul Quran. Ditambah pengaturan parkir, pendampingan shaf anak-anak, dan menjaga kebersihan lingkungan masjid oleh remaja masjid,” ungkapnya. (Sayed M. Husen)

SHARE :

0 facebook:

 
Top