![]() |
| TAUSHIAH TARHIB RAMADHAN - Pembina PW IKADI Aceh, Ustaz Ir. Faizal Adriansyah, M.Si sedang menyampaikan taushiah Tarhib Ramadhan di Masjid Al Badar, Banda Aceh, Sabtu (14/2/2026) sore |
LAMURIONLINE.COM | BANDA ACEH - Ratusan jamaah menghadiri Tablig Akbar Tarhib Ramadhan 1447 Hijriah yang digelar Pengurus Wilayah Ikatan Dai Indonesia (IKADI) Aceh bersama Salimah Aceh di Masjid Al Badar, Banda Aceh, Sabtu (14/2/2026) sore. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari ikhtiar menyambut bulan suci Ramadhan sekaligus memperkuat kesiapan spiritual umat Islam.
Ketua panitia, Ustaz Dr. Israk Ahmadsyah, menyampaikan Tarhib Ramadhan merupakan agenda rutin tahunan yang bertujuan mengingatkan umat agar mempersiapkan diri menyambut bulan penuh kemuliaan. Menurutnya, Ramadhan harus dihadapi dengan perencanaan, ilmu, dan kesungguhan amal.
“Allah SWT mengingatkan kita dalam Surah Al-Hasyr ayat 18 agar setiap muslim mempersiapkan hari esok. Ramadhan yang tinggal beberapa hari lagi seyogianya kita sambut dengan persiapan maksimal, sehingga kita mampu meraih amal ibadah dan amal saleh secara optimal,” ujarnya.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut diharapkan dapat mendorong masyarakat agar lebih siap secara iman, ilmu, dan amal. “Ramadhan bukan sekadar rutinitas tahunan, tetapi kesempatan besar untuk memperbaiki diri, memperkuat ukhuwah, dan memperbanyak kebaikan,” kata Israk yang juga Wakil Dekan II FEBI UIN Ar Raniry.
Taushiah Tarhib Ramadhan disampaikan oleh Pembina PW IKADI Aceh, Ustaz Ir. Faizal Adriansyah, M.Si. Dalam ceramahnya, ia mengajak jamaah menjadikan Ramadhan sebagai momentum transformasi diri, bukan sekadar menahan lapar dan dahaga.
“Jangan sampai bulan agung dan penuh berkah ini berlalu tanpa makna. Ramadhan adalah madrasah ruhiyah yang melatih kesabaran, keikhlasan, dan kepedulian sosial. Perbanyak tilawah, jaga shalat berjamaah, hidupkan qiyamul lail, dan perkuat sedekah,” pesannya.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga lisan dan perilaku selama Ramadhan. “Puasa bukan hanya menahan diri dari makan dan minum, tetapi juga menahan hati dan lisan dari hal-hal yang mengurangi nilai ibadah. Isi Ramadhan dengan amal terbaik agar kita keluar sebagai pribadi yang lebih bertakwa,” ujarnya.
Selain tablig akbar, panitia turut menyerahkan wakaf 50 mushaf Al Quran dari Yayasan Nuraini kepada Majelis Taklim Ibu-ibu Kutabaro. Penyerahan dilakukan di akhir acara sebagai wujud dukungan terhadap syiar Al Quran dan penguatan kegiatan keagamaan masyarakat.
Kegiatan tersebut mendapat dukungan dari berbagai pihak, di antaranya Bank Syariah Indonesia (BSI), Yakesma, Rumah Zakat, Laznas IKADI, serta Badan Kemakmuran Masjid Al Badar. Sejumlah pimpinan organisasi masyarakat Islam turut hadir memeriahkan acara yang berlangsung khidmat dan penuh antusiasme. (Murdani Tijue)


0 facebook:
Post a Comment