LAMURIONLINE.COM I ACEH BESAR - Menjelang pelaksanaan Musyawarah Cabang (Muscab) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Aceh Besar periode 2026–2031, nama Mursyidan, S.Pd.I, mencuat sebagai salah satu kandidat yang diperhitungkan. Ia menjadi bagian dari empat figur yang digadang-gadang akan bertarung dalam forum tersebut, bersama H. Syahrizal, S.Kom, Nina Wahyuni, ST, dan Apriono, ST.
Mursyidan dikenal memiliki rekam jejak panjang di bidang pemberdayaan masyarakat dan pemerintahan desa. Kariernya dibangun dari level akar rumput hingga tingkat provinsi, dimulai dari pengalamannya sebagai Keuchik di Aceh Besar. Pengalaman tersebut memberinya pemahaman langsung terhadap persoalan masyarakat di tingkat gampong.
Di tingkat provinsi, Mursyidan pernah menjabat sebagai Tenaga Pelaksana Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (P3MD) Aceh pada 2020. Kariernya kemudian meningkat menjadi Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat (TAPM) Aceh pada 2021–2022. Puncaknya, ia dipercaya sebagai Koordinator Provinsi (Korprov) Tenaga Pendamping Profesional (TPP) P3MD Aceh pada 2023–2024, dengan tanggung jawab mengoordinasikan jaringan pendamping desa di seluruh kabupaten/kota di Aceh.
Pengalaman tersebut dinilai menjadi modal penting dalam pencalonannya sebagai Ketua DPC PKB Aceh Besar. Ia resmi mendaftar dalam proses penjaringan yang dibuka Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKB Aceh pada 1–15 Maret 2026. Kehadirannya disebut-sebut membawa energi baru, terutama dalam memperkuat basis akar rumput melalui jaringan pemberdayaan desa yang luas.
Meski demikian, sebagai bakal calon, Mursyidan masih harus mengikuti tahapan internal partai, termasuk uji kepatutan dan kelayakan (fit and proper test). Proses ini menjadi bagian dari mekanisme untuk memastikan keselarasan visi dan arah kepemimpinan dengan kebijakan partai di tingkat provinsi.
Muscab PKB Aceh Besar sendiri dijadwalkan berlangsung pada 14 April 2026 di The Pade Hotel. Agenda ini menjadi momentum strategis dalam menentukan arah kepemimpinan partai lima tahun ke depan. Sejumlah kader berharap proses berjalan demokratis dan kondusif, serta mampu melahirkan pemimpin yang dapat memperkuat soliditas internal dan membawa PKB Aceh Besar lebih kompetitif di masa mendatang.*

0 facebook:
Post a Comment