LAMURIONLINE.COM | ACEH BESAR - Dayah Darul Quran Aceh menggelar acara pelepasan dan serah terima santri kelas IX Angkatan VII SMP Darul Quran Aceh di Kompleks dayah tersebut, Gampong Tumbo Baro, Kecamatan Kuta Malaka, Kabupaten Aceh Besar, Minggu (10/5/2026).
Sebanyak 121 santri secara resmi dilepas dalam kegiatan yang berlangsung dengan penuh khidmat tersebut. Momentum itu turut dihadiri unsur yayasan, para pimpinan Dayah DQA mulai dari direktur, sekretaris, kepala sekolah dewan guru, kepala lembaga lainya, dan wali santri serta para tamu undangan lainnya.
Direktur Dayah Darul Quran Aceh, Ustaz Hajarul Akbar, MA dalam sambutannya menyampaikan pesan kepada para santri agar terus berjuang meraih cita-cita dengan kesungguhan dan doa.
“Untuk menjadi orang yang berhasil harus berusaha dengan tekun dan juga disertai dengan doa,” ujar Ustaz Hajarul Akbar.
Ia juga mengingatkan para santri yang telah khatam Al-Qur’an agar tidak cepat merasa puas dengan capaian yang telah diraih. Menurutnya, proses belajar Al-Qur’an harus terus dilanjutkan sepanjang hayat.
“Bagi yang sudah khatam jangan merasa puas, terus belajar untuk menjadi lebih baik,” katanya.
Selain itu, ia berpesan agar para santri senantiasa menjaga shalat di manapun berada sebagai pondasi utama dalam kehidupan.
Dalam acara tersebut, pihak sekolah juga menyerahkan penghargaan kepada para santri berprestasi, yakni dua santri pada bidang Al-Qur’an dan tiga santri pada bidang akademik.
Sementara itu, Ketua Yayasan Waqaf Harun Aly Prof Dr Muhammad Yasir Yusuf, MA menekankan pentingnya kolaborasi antara dayah dan orang tua dalam mendidik anak.
“Perlu ada kolaborasi dalam mendidik anak-anak kita antara dayah dan orang tua,” ujarnya.
Menurutnya, nilai tauhid harus menjadi warisan utama yang ditanamkan kepada anak-anak sejak dini. Selain itu, orang tua juga diminta menjadi teladan yang baik bagi anak-anak mereka.
Ia turut mengingatkan pentingnya membangun komunikasi yang baik antara orang tua dan anak sebagai bentuk perhatian dan pendampingan dalam proses pendidikan.
Perwakilan wali santri dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh stakeholder Dayah Darul Quran Aceh yang telah mendidik anak-anak mereka selama tiga tahun terakhir.
Mereka juga memohon maaf apabila selama menempuh pendidikan para santri pernah melakukan kesalahan. Wali santri mengaku tetap menaruh kepercayaan besar kepada Dayah Darul Quran Aceh, bahkan sebagian besar santri disebut akan melanjutkan pendidikan menengah atas di lembaga tersebut.
“Kami para wali santri turut meminta doa restu dari para guru agar anak-anak kami menjadi generasi yang sukses dunia dan akhirat,” pungkasnya. (Murdani Tijue)

0 facebook:
Post a Comment