lamurionline.com -- Banda Aceh -- Momen penting bagi kebangkitan ekonomi daerah tercipta dalam rangkaian acara Pelantikan Pengurus Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Provinsi Aceh 2026-2021. Pada kesempatan tersebut, dilakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) strategis yang melibatkan tiga lembaga sekaligus, yaitu Atsiri Research Center (ARC) Universitas Syiah Kuala (USK), Yayasan AMANAH (Aneuk Muda Aceh Unggul dan Hebat), serta Universitas Iskandar Muda bersama APINDO.
Acara yang berlangsung khidmat dan megah ini digelar di Anjong Mon Mata Banda Aceh pada Kamis, (21/05/ 2026). Prosesi penandatanganan dilakukan secara langsung oleh Kepala ARC USK yang juga menjabat sebagai Ketua AMANAH, Syaifullah Muhammad, bersama Ketua Umum APINDO, Shinta W. Kamdani, serta Wakil Rektor Universitas Iskandar Muda, Bustamam.
Kegiatan ini disaksikan oleh lebih dari lima ratus undangan yang memadati lokasi acara. Di antara para hadir tampak perwakilan dari Pemerintah Aceh dan jajaran Dinas terkait, Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Aceh, sejumlah organisasi pengusaha dan profesi, serta unsur Forkopimda.
Kolaborasi ini memiliki arah dan fokus yang jelas demi kemajuan masyarakat Aceh. Ruang lingkup kerja sama antara APINDO dengan ARC USK diarahkan pada pelatihan peningkatan kapasitas bagi masyarakat, petani, penyuling, pengusaha, serta pelaku UMKM. Selain itu, kemitraan ini juga berfokus pada pengembangan usaha nilam beserta produk turunannya, pelaksanaan penelitian dan kajian terkait pengembangan masyarakat atau community development, serta penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam mendongkrak usaha masyarakat. Upaya bersama ini pun mencakup peningkatan usaha, perluasan pasar, digital marketing, hingga kegiatan-kegiatan lain yang relevan dengan visi dan misi kedua lembaga.
Di sisi lain, kerja sama antara APINDO dengan Yayasan AMANAH dirancang untuk memperkuat fondasi sumber daya manusia. Lingkup kesepakatan ini berfokus pada penyelenggaraan pendidikan, penelitian, dan pelatihan, serta kolaborasi riset dan pengembangan sumber daya. Kedua belah pihak juga berkomitmen mengadakan kegiatan ilmiah, kajian ilmiah, seminar, dan lokakarya, yang semuanya bermuara pada peningkatan dan pengembangan kompetensi sumber daya manusia di Aceh, di samping kegiatan-kegiatan lain yang nantinya disepakati oleh para pihak.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala ARC USK dan Ketua AMANAH, Syaifullah Muhammad, menyampaikan harapan besarnya agar kerja sama ARC dan AMANAH dengan APINDO ini mampu meningkatkan kapasitas petani, penyuling nilam, UMKM, serta pelaku ekonomi kreatif di Aceh. Beliau menegaskan bahwa tujuan utama dari langkah ini adalah meningkatkan kemajuan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat secara luas.
"ARC USK dan AMANAH siap melakukan transfer teknologi serta pendampingan intensif agar produk yang dihasilkan masyarakat dan UMKM semakin berkualitas" urai Syaifullah yang juga merupakan Direktur Bisnis dan Dana Lestari USK.
Sambutan baik juga datang dari Ketua Umum APINDO, Shinta Kamdani, yang mengagumi kekayaan tanah Serambi Mekkah.
"Aceh memiliki potensi ekonomi dan sumber daya yang luar biasa untuk maju bersama dengan daerah-daerah lainnya di Indonesia" tegas Shinta.
"Sebagai bentuk langkah nyata, APINDO akan mencoba membuka akses pasar yang lebih luas bagi pelaku UMKM, baik di tingkat nasional maupun internasional, dengan harapan besar agar para pelaku usaha lokal tersebut dapat naik kelas" tutup Shinta.
Hubungan sinergis antara akademisi, organisasi kepemudaan, dan dunia usaha ini diharapkan menjadi katalisator baru yang membawa perubahan nyata bagi geliat ekonomi ekonomi kreatif serta kemakmuran masyarakat di Aceh.(Heri Ulka)


0 facebook:
Post a Comment