SAMPAIKAN MATERI - Wakil Ketua YWHA, Ustaz Irawan Abdullah, menyampaikan materi pada Kelas Reguler Madrasah Lansia Angkatan I Tahun 2026 di Rumah Wakaf Haroen Aly, Ulee Kareng, Banda Aceh, Jumat (22/5/2026)

LAMURIONLINE.COM I BANDA ACEH
– Yayasan Wakaf Haroen Aly (YWHA) resmi memulai kegiatan belajar mengajar Kelas Reguler Madrasah Lansia Angkatan I Tahun 2026 yang berlangsung di Rumah Wakaf Haroen Aly, Ulee Kareng, Banda Aceh. 

Kelas reguler tersebut berlangsung selama 16 pertemuan mulai 19 Mei hingga 1 September 2026. Kegiatan belajar dilaksanakan setiap Selasa pukul 08.30 hingga 12.30 WIB dengan mempertimbangkan kenyamanan dan kondisi fisik peserta lansia.

"Pembukaan kelas reguler ini merupakan tindak lanjut dari peluncuran Madrasah Lansia yang sebelumnya digelar pada momentum Ramadan lalu dan mendapat sambutan positif dari masyarakat, khususnya kalangan lansia yang ingin terus belajar di usia senja," kata Wakil Ketua YWHA, Ustaz Irawan Abdullah, Jumat (22/5/2026)

Ustaz Irawan Abdullah, mengatakan Madrasah Lansia dihadirkan sebagai wadah pembelajaran yang nyaman dan ramah bagi para lansia untuk memperdalam ilmu agama serta memperkuat kualitas hidup di masa tua.

“Madrasah lansia ini kami hadirkan sebagai ruang belajar dan silaturahmi bagi para orang tua kita agar tetap semangat menuntut ilmu, memperbaiki ibadah, dan mengisi masa tua dengan kegiatan yang bermanfaat,” ujar Ustaz Irawan.

Ia menambahkan, program tersebut tidak hanya berfokus pada pendalaman ilmu syar’i, tetapi juga memberikan pembekalan praktis yang relevan dengan kebutuhan lansia dalam kehidupan sehari-hari.

“Kami berharap para peserta dapat memahami ilmu agama secara lebih baik, sekaligus memiliki bekal dalam menjaga kesehatan, ketenangan jiwa, serta mengelola kehidupan keluarga secara Islami. Harapan akhirnya tentu agar kita semua meraih husnul khatimah,” katanya.

Ia menambahkan kurikulum pembelajaran mencakup sepuluh materi utama, yakni Tahsin Al-Qur’an, Sirah Nabawiyah, Tauhid, Fiqh Ibadah, Fiqh Mawaris, Tafsir Al-Qur’an, Pengelolaan Keuangan Keluarga, Ilmu Tasawuf, Psikologi Islam, dan Kesehatan Lansia.

Menurutnya kombinasi materi agama, muamalah, dan kesehatan tersebut dirancang untuk memberikan pemahaman yang holistik agar peserta mampu menjalani masa tua dengan lebih sehat, mandiri, dan bernilai ibadah.

"YWHA berharap Madrasah Lansia dapat menjadi program percontohan bagi lembaga wakaf dan keagamaan lainnya dalam menghadirkan layanan pendidikan dan pembinaan bagi kelompok usia lanjut di Aceh," jelas Ustaz Irawan. 

Salah seorang peserta, Muchtar (67), mengaku senang dapat mengikuti program tersebut. Ia menilai Madrasah Lansia menjadi ruang belajar yang selama ini dibutuhkan para lansia.

“Alhamdulillah akhirnya kami punya tempat khusus untuk belajar bersama sesama lansia. Banyak ilmu yang dulu terlewat saat muda, sekarang bisa kami pelajari kembali,” pungkasnya. (Murdani Tijue)

SHARE :

0 facebook:

 
Top