Melalui Milad Media LAMURI Yang Ke-10 Kami Terus Berbenah Untuk Berbagi Informasi Kepada Pembaca (15 Juli 2010 - 15 Juli 2019) Hati-hati, bayi tahu Anda sedang berpura-pura! - Lamuri Online
Loading...

Penelitian terbaru dari Concordia University membuktikan bayi Anda bisa melakukannya



JIKA Anda senang lalu bertepuk tangan, semua orang pasti akan tahu perasaan Anda. Tapi, jika Anda diam dan tak mengungkapkan perasaan dengan gerakan anggota badan lain, siapa yang bisa menebaknya?


Penelitian terbaru dari Concordia University membuktikan bayi Anda bisa melakukannya. Dalam studi terbaru yang diterbitkan dalam jurnal Infancy: The Official Journal of the International Society on Infant Studies, peneliti Diane Poulin-Dubois dan timnya menunjukkan bahwa bayi dapat mendeteksi emosi seseorang. Mereka membuktikan bayi memahami bagaimana makna dari pengalaman secara langsung terkait dengan ekspresi yang mengikutinya.

"Bayi tidak dapat tertipu dan percaya sesuatu yang menyebabkan sakit akan menjadi sebaliknya," kata profesor psikologi Poulin-Dubois. "Orang dewasa sering menunjukkan wajah sebaliknya setelah suatu pengalaman negatif terjadi pada bayinya, tapi mereka tahu yang sebenarnya."

Untuk melakukan penelitian, ia dan kandidat PhD, Sabrina Chiarella, merekrut 92 bayi berusia 15 dan 18 bulan. Dalam uji laboratorium, bayi menyaksikan aneka reaksi emosional dari sukarelawan dewasa, dari reaksi yang sebenarnya hingga reaksi kesakitan saat berpura-pura menyakiti jarinya.

Bayi usia 15 bulan tidak menunjukkan perbedaan yang signifikan dalam reaksi terhadap peristiwa ini, tapi menunjukkan empati melalui ekspresi wajah sedih. "Hal ini menunjukkan bahwa pemahaman tentang hubungan antara ekspresi wajah setelah pengalaman emosional adalah kemampuan yang belum berkembang pada tahap itu," katanya.

Pada bayi usia 18 bulan, jelas terdeteksi ketika ekspresi wajah tidak cocok dengan pengalaman yang dilaluinya. Mereka menghabiskan lebih banyak waktu untuk melihat wajah peneliti dan kembali memeriksa lebih sering wajah pengasuh di ruangan itu untuk "mengkonfirmasi" apa yang dilihatnya.

"Mereka juga menunjukkan empati terhadap orang hanya ketika wajah sedihnya muncul untuk alasan yang dibenarkan, yaitu hanya ketika peneliti sedih atau kesakitan saat ia seharusnya merasakannya," katanya. | sumber : tempo - See more at: http://www.atjehpost.com/kesehatan_read/2013/10/19/68982/0/18/Hati-hati-bayi-tahu-Anda-sedang-berpura-pura#sthash.nSO5POid.dpuf
SHARE :
 
Top