Lamuri-Banda Aceh : Gubernur Aceh, dr. Zaini Abdullah diwakili oleh Asisten II Setda Aceh, Azhari Hasan saat membuka Seminar Nasional dan Rapat Koordinasi Pimpinan Ulama Dayah Se-Aceh berharap agar peran para ulama dan umara serta para cendikiawan untuk dapat saling melengkapi dan berkerjasama dalam memastikan kesadaran aqidah berjalan dengan baik di tengah-tengah umat saat ini.

Dalam kata sambutan yang dibacakan oleh Azhari Hasan, Gubernur Aceh mengungkapkan bahawa peran umara dan para ulama sangat dibutuhkan, terutama disaat menjaga perdamaian Aceh, sehingga Aceh tidak dapat dengan mudah diinfiltrasi dan diprovokasi oleh pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab.

“Saya berharap para pimpinan dayah bersama pemerintah dapat berupaya keras memfungsikan lembaga pendidikan dayah sebagai benteng aqidah masyarakat, karena kedua kelompok ini tidak dapat dipisahkan di Aceh.

Gubernur mencontohkan pada masa konflik, peran organisasi ulama seperti Himpunan Ulama Dayah Aceh (HUDA) sangat penting, bahkan ikut mendorong penyelesaian konflik Aceh dengan Jakarta melalui referendum.

“Namun, pada akhirnya para ulama memilih jalan tengah melalui dialog untuk penyelesaian konflik, Maka tidak mengherankan bagi saya jika organisasi HUDA mendukung sepenuhnya setiap tahap perdamaian Aceh,” katanya.

Menurut Gubernur, dalam sejarah ulama Aceh tidak mengenal lelah dalam berdakwah dan menjadi panutan karena keikhlasan dan kedalaman ilmunya di seluruh nusantara.

“Ke depan kiranya, saya harap ulama Aceh dan ulama serantau nusantara tetap meneguhkan Ahlussunnah Wal Jamaah sebagai kekuatan ideologis yang menyatukan sehingga rantau nusantara ini akan tumbuh sebagai masyarakat yang kuat, mandiri, tenteram dan damai.

“Saya yakin, ulama kita tidak akan mudah lagi terpengaruh dengan isu-isu agama yang sesat dan menyesatkan. Semoga mimpi ulama kita terdahulu yang ingin mewujudkan negeri-negeri di nusantara ini menjadi negeri yang “Baldatun Thayyibatun wa Rabbun Ghafur, yaitu negeri yang subur dan makmur, adil dan aman”, dapat terwujud kiranya,” tutup Gubernur.

Acara Seminar Nasional dan Rapat Koordinasi Pimpinan Ulama Dayah Se-Aceh diselenggarakan oleh Badan Pendidikan dan Pengembangan Dayah dan HUDA. Acara yang berlansung selama dua hari dari 5-7 Mei tersebut dihadiri oleh ratusan pimpinan dayah dari seluruh Aceh bertempat di Hotel Mekkah, Banda Aceh.

PRESS RELEASE  BIRO HUBUNGAN MASYARAKATSETDA ACEH


5 MEI 2015
SHARE :
 
Top