Lamurionline.com--LHOKSEUMAWE — Sebanyak 18 pasangan suka sama suka dari etnis Rohingya yang selama ini ditampung di lokasi pengungsian kawasan Desa Blang Adoe, Kecamatan Suka Makmur, Kabupaten Aceh Utara, Aceh, minta dinikahkan.
Sebanyak 36 orang yang berencana membina keluarga itu semuanya merupakan etnis Rohingya yang beberapa bulan lalu terombang ambing di perairan Selat Malaka.
Kebutuhan berkeluarga disampaikan 36 calon pengantin itu kepada kantor Imigrasi Lhokseumawe dalam dua pekan terakhir. Rencana mulia ini atas kemauan sendiri dan tidak ada unsur paksaan.
Hal itu diakui Kasi Wasdakim Kantor Imigrasi Lhokseumawe, Albert, “Sudah suka sama suka” Kata Albert, Selasa (4/8/2015).
Diberitakan Metrotvnews.com, Selasa (04/08/15), Imigrasi Lhokseumawe telah melaporkan soal ini ke UNHCR yang berwenang menangani pengungsi. UNHCR mempersilakan etnis Rohingya menikahi calon pendamping hidupnya. Tapi, lembaga dunia ini tidak akan merekomendasi kalau ada yang masih berumur di bawah 18 tahun.
Kini calon bapak dan ibu rumah tangga tersebut sedang didata oleh UNHCR guna memastikan identitas mereka tidak melanggar aturan.
Bila semua keperluan administrasi sudah siap maka 18 pasangan itu segera dinikahkan walaupun keluarga mereka tak ada di sana. HARIANACEH.co.id, 
SHARE :
 
Top