Pengurus KONI Aceh Besar melakukan audiensi dengan Bupati Ir Mawardi Ali di Hotel Hijrah Lambaro, Senin (31/07) malam. Foto: Mariadi
Lamurionline.com--Ingin Jaya. Pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Aceh Besar yang dipimpin Sekretaris Umum Yusran Asnawi SPd MPd melakukan audiensi dengan Bupati Ir Mawardi Ali di Hotel Hijrah Lambaro, Senin (31/07) malam. 

Hadir pada pertemuan yang berlangsung penuh keakraban itu yakni Sekdakan Drs Iskandar MSi, Kadisparpora ,DrsSulaimi MSi, tokoh olah raga Aceh Besar yang juga Wakil ketua KONI Aceh Ir Musa Bintang MM. Dari jajaran pengurus KONI Ace Besar masing-masing para wakil ketua T Novizal Aiyub SEAk, Drs Zainal Abidin, Muhibbuddin Ibrahim SE dan Muzakkir beserta para ketua bidang lainnya. 

Pada pertemuan yang langsung dipimpin Sekdakab Drs Iskandar MSi yang juga Ketua Umum Panitia Penyelenggara Pekan Olah Raga Aceh (PP PORA) memberikan pandangan beberapa hal menyangkut persiapan Aceh Besar selaku tuan rumah PORA XIII tahun 2018. 

Bupati Aceh Besar Ir Mawardi Ali dalam kesempatan itu, memberikan apresiasi kepada KONI Aceh Besar yang telah bekerja keras untuk melakukan pembinaan atlet - atlet menuju PORA 2018. 

"Alhamdulillah mari kita bangun olah raga bersama pastinya dengan melibatkan semua staekholder ,dan semua komponen masyarakat olah raga Aceh Besar untuk kejayaan pembangunan olah raga," pungkasnya. 

Menurut Mawardi Ali, agenda besar yang akan dipikul Aceh Besar sebagai tuan rumah PORA 2018 tentunya menjadi tanggungjawab semua elemen masyarakat. Hal itu, tentunya ada dua hal yang menjadi sangat penting untuk tugas bersama yaitu sukses penyelenggara dan sukses prestasi. 

Untuk itu, semua harus memiliki tekad menjadikan Aceh Besar sebagai juara umum dan juga sukses penyelenggaraan selaku tuan rumah. Harapannya tentu kerjasama, pemikiran perhatian dan dukungan semua pihak untuk dapat berhasilnya event olah raga terbesar di provinsi Aceh yang waktunya sudah sangat mendesak . 

"Maka dengan sisa waktu ini kita benar benar dapat berkoordinasi dengan provinsi agar dapat memberi perhatian yang lebih baik karena ini menjadi tanggungjawabnya provinsi untuk pelaksanaan PORA yang Insya Allah akan kita laksanakan sebagai penyelenggara PORA terbaik dan kebanggaan masyarakat Aceh Besar," ujar Mawardi. 

Bupati dalan arahannya juga meminta kepada KONI Aceh Besar agar dapat mempersiapkan dengan matang atlet yang handal, sehingga diajang olahraga empat tahunan itu mampu mempersembahkan yang terbaik, dan KONI tentunya harus fokus pada prestasi agar Aceh Besar bisa sukses penyelenggara dan sukses prestasi. Mengenai PP PORA, kata Bupati Mawardi yang menjadi tanggung jawabnya pemerintah, pihanya akan melibatkan semua pelaku olah raga yang profosional yang ada di Aceh Besar maupun Provinsi. 

Proses persiapan berbagai tempat-tempat pertandingan segera dibuat, karena kita ketahui waktu pelaksanaan PORA tidak lama lagi. 

"Pemerintah mendukung sepenuhnya dan akan ada hasil untuk masyarakat Aceh Besar setelah berlangsungnya PORA apalagi kegiatan ini akan kita pusatkan di Kota Jantho dan kecamatan kecamatan," tandasnya. 

Sementara Ketua Umum KONI Aceh Besar yang diwakili Sekum Yusran Asnawi mengucapkan terimakasih kepada Bupati dan jajaran Pemkab Aceh Besar yang telah menerima pengurus KONI. 

Dijelaskannya, program kerja KONI tahun 2017 yang sudah dilaksanakan maupun yang belum terlaksana yakni telah melakukan rapat anggota, pembinaan cabor berupa Musorkab/pengukuhan pengurus Cabor sebanyak 14 Pengkab, meningkatan/pengembangan SDM Cabor. Juga penataran wasit tingkat Provinsi yaitu cabang sepak bola 6 orang, taekwando 7 orang, Forki 1 orang, Muaythai 1 orang, PBVSI 2 orang dan penataran pelatih Nasional (Perbakin 1 orang, PBVSI 2 orang, KONI juga mengirim atlet untuk mengikuti Kejurda, kejurnas, bantuan untuk 29 cabor dalam bentuk peralatan /selekda.

Yusran juga menjelaskan rencana pemusatan daerah 3 tahap termasuk tes kemampuan fisik dasar 3x bekerjasama dengan prodi Penjasorkes FKIP Unsyiah, sampai teebentuknya tim /kontingen Aceh Besar yang akan mempertaruhkan nama Aceh Besar di pentas olah raga ter akbar di provinsi Aceh. 

"Program kerja 2018, KONI akan fokus pada pemusatan latihan daerah atau TC, try out dengan mengikuti berbagai event atsu kejuaraan," tanda Yusran. 

Tokoh olah raga Aceh Besar Ir Musa Bintang MM, mengingatkan kepada KONI Aceh Besar agar dapat memprioritaskan cabang yang berprestasi, pelatih yang berkualitas dan di tambah Pelatda yang maksimal serta try out ke sejumlah daerah yang olah raga sudah maju, sehingga akan diketahui kemampuan atlet. 

"Ini harus menjadi perhatian pengurus dan pelatih, dan tentunya prestasipun mampu diraih," pungkas Musa.(Mariadi)
SHARE :
 
Top