Loading...

Bupati Aceh Besar, Ir H Mawardi Ali deklarasi madrasah ramah anak Kabupaten Aceh Besar di Komplek Madrasah Terpadu, Tungkop Kecamatan Darussalam, Senin (4/11/2019). dok.Humas Pemkab Aceh Besar
LAMURIONLINE.COM I DARUSSALAM - Bupati Aceh Besar, Ir H Mawardi Ali bersama stakeholder lainnya melakukan deklarasi madrasah ramah anak Kabupaten Aceh Besar di Komplek Madrasah Terpadu, Tungkop Kecamatan Darussalam, Senin (4/11).

Bupati Aceh Besar Ir Mawardi Ali usai penandatanganan deklarasi madrasah ramah anak kepada wartawan, kemarin, menyampaikan bahwa komitmen ataupun konsep madrasah atau sekolah ramah anak didefinisikan sebagai bagian pengintegrasian pemenuhan hak dan perlindungan anak di madrasah yang aman, bersih, sehat, peduli, dan berbudaya lingkungan hidup. Juga mampu menjamin, memenuhi, menghargai hak-hak anak dan perlindungan anak dari kekerasan, diskriminasi, dan perlakuan salah lainnya. 

Jadi selama anak berada di satuan pendidikan, harus dilihat partisipasi anak terutama dalam perencanaan, kebijakan, pembelajaran,  pengawasan dan mekanisme pengaduan terkait pemenuhan hak dan perlindungan anak.

"Deklarasi ini bisa menjadi contoh bagi madrasah atau sekolah lain di Aceh Besar. Harapannya, madrasah ramah anak juga merupakan salah satu indikator dalam pengembangan kabupaten layak anak nantinya,” ujarnya.

Bupati Mawardi Ali mengharapkan melalui deklarasi ini, seluruh satuan pendidikan di Kabupaten Aceh Besar tidak hanya melahirkan generasi yang cerdas secara intelektual, namun juga melahirkan generasi yang cerdas secara emosional dan budi pekerti yang baik.





Selain Bupati Aceh Besar, Deklarasi tersebut juga ditandatangani oleh pejabat Kanwil Kemenag Aceh, DP3A Aceh, Kemenag Aceh Besar, Disdikbud Aceh Besar, DPP KB, PP dan PA Aceh Besar, Muspika Darussalam, unsur komite sekolah, perwakilan guru dan siswa MIN, MTsN dan MAN Tungkop serta stakeholder lainnya.

Sebelumnya, Bupati Aceh Besar Ir H Mawardi Ali dalam amanatnya, saat menjadi pembina upacara bendera atau apel gabungan di halaman madrasah terpadu, meliputi MIN, MTsN dan MAN Tungkop, berpesan agar para siswa untuk terus belajar dengan penuh kedisiplinan serta pantang menyerah. "Pendidikan atau ilmu pengetahuan memegang peranan penting majunya sebuah negara atau sebaliknya. Untuk itu, kuasai ilmu pengetahuan demi kemajuan bangsa, negara dan agama dengan rajin, tekun serta penuh kedisiplinan baik prilaku maupun waktu," ujarnya.

Pada apel yang di diikuti sekitar tiga ribuan pelajar dan para guru serta komandan upacara Ikhlasul Anam siswa kelas VI MIN 20 Aceh Besar, Tungkop, Bupati Aceh Besar juga menegaskan bahwa pendidikan bukan hanya mengejar ilmu pengetahuan saja, namun demikian dengan pendidikan para anak didik mampu berprilaku baik dan berkarakter. 

"Kepada siswa belajar tekun, patuhilah orang tua, guru baik di sekolah, pengajian dan masyarakat. Insya Allah Aceh Besar akan semakin baik," pinta Mawardi Ali.

Dihadapan siswa madrasah terpadu, Bupati Mawardi Ali mengapresiasi lingkungan komplek Madrasah tersebut yang asri, indah, bersih dan nyaman dengan berbagai tanaman serta tempat sampah yang tertata rapi. 

"Lingkungan sekolah yang nyaman akan menciptakan suasana dan semangat belajar yang baik," demikian Ir Mawardi Ali Bupati Aceh Besar. (mariadi)
SHARE :

0 facebook:

Post a Comment

 
Top