Loading...

Laporan: Mursyidan

Rapat KPW membahas kesiapan rencana kunjungan bersama pak sekda. dok. Mursyidan
LAMURIONLINE.COM I ACEH - Pemerintah Aceh, mulai tanggal 5 – 15 Desember 2019 mendatang, akan menurunkan tim supervisinya untuk melakukan penyuluhan pengelolaan daN pemanfaatan dana desa.

“Tim supervisi ini kita turunkan, dengan maksud untuk membina pengelola dana desa, agar pemanfaatan dana desa yang sangat besar itu, bisa memberikan kesejahteraan bagi masyarakat, mengurangi angka kemiskinan, dan pengangguran di desa,” kata Sekda Aceh, dr Taqwallah MKes, kepada wartawan Senin (2/12) di Banda Aceh.

Target utama dalam melakukan supervisi pengelolaan dana desa tahun 2019, tegas Taqwallah, dana desa senilai Rp 4,9 triliun itu, bisa dicairkan kepada 6.497 desa di Aceh sebesar 100 persen.

Kunjungan ke kabupaten/kota, kecamatan dan desa, kata Taqwallah, murni untuk melakukan supervisi atau pembinaan tata cara pengelolaan dan pemanfaatan dana desa bagi kesejahteraan masyarakat, bukan ingin mencari-cari kesalahan atau sejenisnya, karena itu bukan menjadi kewenangannya selaku Sekda Aceh.

"Kalau ada oknum aparat gampong yang melakukan penyimpangan atau penyelewengan dana desa, itu sudah menjadi ranahnya aparat penegak hukum," kata Sekda Aceh.

Sekda Aceh, dr Taqwallah MKes
Nantinya, Sekda Aceh turun ke kabupaten/kota bersama Kadis DPMG Aceh, Azhari SE MSi, Kadis Kesehatan Aceh, dr Hanif, Kadis ini Pendidikan Aceh, Drs Rahmad Fitri HD MPA, Kepala Biro Pemerintah, Koordinator P3MD-PID Aceh Zulfahmi Hasan beserta tim KPW dan intansi terkait lainnya.

Tujuannya, kata Taqwallah untuk membina dan mengajak pendamping yang ada di desa, kecamatan, kabupaten/kota dan provinsi serta aparatur Dinas PMG Kabupaten/Kota, Camat, Kepala Desa, Tuha Peut, menyatukan pikirannya dalam pengelolaan dan pemanfaatan dana desa bagi kesejahteraan masyarakat.

Misalnya dalam penyaluran dana desa tahun ini, menurut penjelasan Kepala DPMG Aceh, Azhari Hasan, masih ada 9 desa yang belum bisa menarik dana desanya masing-masing sebesar 20 persen, dari pagu yang akan diterimanya tahun ini.

Kemudian dalam penyaluran dana tahap II sebesar 40 persen, masih ada 17 gampong yang belum bisa menerima dana desa tahap II. Untuk tahap III sebesar 40 persen, jumlah gampong yang belum menerima masih banyak sisa dana desa tahun ini yang belum terealisasi Rp 1,4 triliun lagi.

“Dimana hambatannya, perlu kita duduk bersama mencari solusinya, agar dana desa itu tidak hangus, pada akhir tahun,” tutur Taqwallah.

Sementara itu Koordinator P3MD-PID Zulfahmi Hasan didampingi salah seorang Tim KPW Aceh Mursyidan yang dikonfirmasi secara terpisah mengatakan bahwa KPW1 Aceh menyambut baik rencana Kunjungan pemerintah Aceh ke seluruh kabupaten/kota ini.

"Ini adalah hal positif dan merupakan bentuk kepedulian pemerintah Aceh terhadap penggunaan dana dana desa yg lebih efektif dan lebih bermanfaat kepada masyarakat desa, kami sudah lama menantikan dukungan dari pemerintah Aceh khususnya pemerintah provinsi dan ini baru terwujud saat pak Sekda Aceh dijabat pak Taqwallah" tutur Zulfahmi. (*/rel)
SHARE :

0 facebook:

Post a Comment

 
Top